Berita Wednesday, 30 September 2026

UMI Cetak Mahasiswa Pencipta Solusi, Prof. Dirgahayu: Kewirausahaan Bukan Sekadar Berdagang

Mulyadi S. 57 dilihat 3 menit baca
UMI Cetak Mahasiswa Pencipta Solusi, Prof. Dirgahayu: Kewirausahaan Bukan Sekadar Berdagang

MAKASSAR, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperkuat komitmennya sebagai Kampus Berdampak. Salah satunya melalui pengembangan pola pikir kewirausahaan mahasiswa.

Kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada jual beli dan keuntungan. Mahasiswa juga didorong mampu membaca persoalan, menemukan peluang, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) II Kewirausahaan Mahasiswa.

Kegiatan diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Manajemen Inovasi dan Inkubasi Bisnis (MIIB) UMI di Aula UPT MIIB, Lantai 4 Menara UMI, Makassar, Rabu (30/9). Bimtek mengambil tema, “Kenali Pelangganmu, Temukan Peluang Bisnismu: Mengenal Kebutuhan Pasar, Menentukan Calon Pelanggan”. Kegiatan ini diikuti 30 mahasiswa UMI dari berbagai fakultas.

Peserta dibekali pemahaman tentang validasi pasar. Materi juga mencakup identifikasi kebutuhan pelanggan dan riset kebutuhan masyarakat.

Selain itu, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pengembangan ide bisnis.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. Dirgahayu Lantara, M.T., IPU., ASEAN Eng. Ia didampingi Kepala UPT MIIB UMI, Prof. Dr. Ar. Ir. Naidah Naing, S.T., M.Si., IPU., ASEAN Eng.

Dalam sambutannya, Prof. Dirgahayu Lantara menegaskan pentingnya memahami kewirausahaan secara lebih luas.

Menurutnya, kewirausahaan bukan sekadar menjual produk. Bukan pula hanya mengejar keuntungan.

Kewirausahaan adalah cara berpikir. Mahasiswa perlu peka terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat.

“Kewirausahaan bukan semata-mata tentang bagaimana menjadi pedagang atau mencari keuntungan bisnis. Kewirausahaan adalah tentang cara berpikir, bagaimana melihat masalah sebagai peluang, membaca kebutuhan masyarakat, dan menghadirkan solusi nyata,” tegas Prof. Dirgahayu.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak terburu-buru menciptakan produk. Hal pertama yang perlu dipahami adalah siapa calon pengguna. Mahasiswa juga perlu mengetahui persoalan yang hendak diselesaikan.

“Bisnis yang baik berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat. Sebelum bertanya, ‘Apa yang ingin saya jual?’, tanyakan terlebih dahulu, ‘Masalah apa yang ingin saya selesaikan?’ Sebelum bertanya berapa keuntungan yang akan diperoleh, tanyakan, ‘Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari solusi ini?’,” ujarnya.

Prof. Dirgahayu juga mendorong mahasiswa peka terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Persoalan tersebut dapat menjadi titik awal inovasi. Ia juga dapat menjadi peluang usaha.

Namun, hal itu perlu dikaji melalui riset dan validasi pasar yang tepat.

Manfaatkan AI Secara Bijak

Perkembangan teknologi juga membuka peluang baru bagi mahasiswa.

Prof. Dirgahayu mendorong mahasiswa memanfaatkan AI secara cerdas dan bertanggung jawab.

AI dapat digunakan untuk membaca tren dan mengolah informasi. Teknologi ini juga dapat membantu mengeksplorasi kebutuhan konsumen dan memvalidasi ide bisnis.

“Kenali lingkungan sekitar dan manfaatkan pendampingan AI secara bijak untuk memvalidasi pasar. Teknologi harus membantu kita memahami kebutuhan dan menciptakan solusi yang semakin relevan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Prof. Dirgahayu menegaskan, pendidikan tinggi tidak berhenti pada kemampuan akademik.

Perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab melahirkan generasi yang mampu menciptakan nilai.

Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan berinovasi dan berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat.

“Universitas Muslim Indonesia tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga inovator dan pemimpin yang mampu menciptakan nilai serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Universitas yang hebat adalah universitas yang melahirkan pelaku perubahan,” ungkapnya.

Semangat tersebut sejalan dengan transformasi UMI sebagai Kampus Berdampak.

UMI mendorong ilmu pengetahuan, inovasi, dan kreativitas sivitas akademika hadir secara nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Mengenali Pelanggan, Menemukan Peluang

Sementara itu, Kepala UPT MIIB UMI, Prof. Naidah Naing, menjelaskan arah pengembangan dan inkubasi bisnis mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan mengenali dan memvalidasi kebutuhan calon pelanggan.

Sebuah gagasan bisnis tidak cukup hanya menarik dari sisi produk.

Ide tersebut perlu diuji. Tujuannya untuk memastikan adanya kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

“Memulai bisnis harus diawali dengan memvalidasi apa yang dibutuhkan masyarakat. Dengan mengenali pelanggan, mahasiswa akan menemukan berbagai peluang bisnis yang ada di sekitarnya. Jadikan masalah pelanggan sebagai peluang bisnis yang bernilai,” ujar Prof. Naidah.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan usaha yang memiliki potensi ekonomi.

Usaha tersebut juga diharapkan menawarkan solusi yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan.

Hadirkan Perspektif Praktisi

Untuk memperkaya perspektif mahasiswa, UPT MIIB UMI menghadirkan tiga narasumber dari kalangan praktisi dan industri.

Mereka adalah Drs. Muh. Idham, M.M., Direktur PT Nurmakmur Berdaya Saing; Khairul Umam, S.T., M.M., Manajer Inkubator Bisnis Makassar; serta Zulkifli, AT., A.Md., CEPB., Direktur Utama Big Bang Marcomm.

Ketiga narasumber memberikan berbagai perspektif praktis.

Materinya mencakup metodologi riset pasar. Juga teknik mengenali kebutuhan konsumen.

Peserta juga mendapatkan materi tentang identifikasi dan penentuan segmen pelanggan. Termasuk validasi peluang bisnis dan strategi komunikasi bisnis yang terintegrasi.

Bimtek II Kewirausahaan Mahasiswa menjadi bagian dari upaya UPT MIIB UMI membangun ekosistem kewirausahaan kampus.

Ekosistem tersebut diarahkan agar semakin kuat dan berkelanjutan.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menciptakan produk.

Mereka juga perlu memahami persoalan. Mengenali pelanggan. Menguji gagasan.

Pada akhirnya, gagasan tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dampak sosial.

(HUMAS)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
PT Kogas Driyap Konsultan
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Sumatera Utara
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Hasanuddin
PT Indosat Tbk
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
AMDA International
National University of Singapore
Institut Leimena
Bank Muamalat
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
PT Jasa Raharja
Universitas Islam Riau
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Institut Teknologi Bandung
Bank Negara Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Bandung
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Bank Panin Dubai Syariah
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Politeknik Palopo
Universitas Muhammadiyah Palopo
Griffith University
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Andi Djemma
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Kurnia Jaya Persada
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Binaskil Academy Malaysia
Alliance Française de Makassar
Pemerintah Kabupaten Bombana
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Politeknik Cendana
PT Zahir Internasional
Sanjivani University
Perbanas Institute
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Kogas Driyap Konsultan
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Sumatera Utara
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Hasanuddin
PT Indosat Tbk
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
AMDA International
National University of Singapore
Institut Leimena
Bank Muamalat
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
PT Jasa Raharja
Universitas Islam Riau
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Institut Teknologi Bandung
Bank Negara Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Bandung
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Bank Panin Dubai Syariah
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Politeknik Palopo
Universitas Muhammadiyah Palopo
Griffith University
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Andi Djemma
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Kurnia Jaya Persada
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Binaskil Academy Malaysia
Alliance Française de Makassar
Pemerintah Kabupaten Bombana
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Politeknik Cendana
PT Zahir Internasional
Sanjivani University
Perbanas Institute
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Sains Islam Malaysia
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank Sulselbar
Bank Syariah Indonesia
Kementerian Hukum RI
Detik.com
Ruijie Networks Co., Ltd.
Online Scholarship Competition (OSC)
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank CIMB Niaga Syariah
Hiroshima University
Politeknik Sorowako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Balikpapan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
PT Nas Media Indonesia
Tribun Timur
ITBM Malaysia
Marinduque State University
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Mega Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kota Makassar
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Erzurum Technical University
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Mega Buana
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
STISIP Veteran Palopo
Universitas Alkhairaat Palu
PT Marlip Indo Mandiri
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Dewantara
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaya
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kota Ternate
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Ibnu Sina
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Islam Al-Azhar
Bank Syariah Nasional
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Sains Islam Malaysia
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank Sulselbar
Bank Syariah Indonesia
Kementerian Hukum RI
Detik.com
Ruijie Networks Co., Ltd.
Online Scholarship Competition (OSC)
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank CIMB Niaga Syariah
Hiroshima University
Politeknik Sorowako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Balikpapan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
PT Nas Media Indonesia
Tribun Timur
ITBM Malaysia
Marinduque State University
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Mega Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kota Makassar
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Erzurum Technical University
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Mega Buana
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
STISIP Veteran Palopo
Universitas Alkhairaat Palu
PT Marlip Indo Mandiri
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Dewantara
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaya
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kota Ternate
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Ibnu Sina
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Islam Al-Azhar
Bank Syariah Nasional