Berita Wednesday, 30 September 2026

UMI Cetak Mahasiswa Pencipta Solusi, Prof. Dirgahayu: Kewirausahaan Bukan Sekadar Berdagang

Mulyadi S. 308 dilihat 3 menit baca
UMI Cetak Mahasiswa Pencipta Solusi, Prof. Dirgahayu: Kewirausahaan Bukan Sekadar Berdagang

MAKASSAR, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperkuat komitmennya sebagai Kampus Berdampak. Salah satunya melalui pengembangan pola pikir kewirausahaan mahasiswa.

Kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada jual beli dan keuntungan. Mahasiswa juga didorong mampu membaca persoalan, menemukan peluang, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) II Kewirausahaan Mahasiswa.

Kegiatan diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Manajemen Inovasi dan Inkubasi Bisnis (MIIB) UMI di Aula UPT MIIB, Lantai 4 Menara UMI, Makassar, Rabu (30/9). Bimtek mengambil tema, “Kenali Pelangganmu, Temukan Peluang Bisnismu: Mengenal Kebutuhan Pasar, Menentukan Calon Pelanggan”. Kegiatan ini diikuti 30 mahasiswa UMI dari berbagai fakultas.

Peserta dibekali pemahaman tentang validasi pasar. Materi juga mencakup identifikasi kebutuhan pelanggan dan riset kebutuhan masyarakat.

Selain itu, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pengembangan ide bisnis.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. Dirgahayu Lantara, M.T., IPU., ASEAN Eng. Ia didampingi Kepala UPT MIIB UMI, Prof. Dr. Ar. Ir. Naidah Naing, S.T., M.Si., IPU., ASEAN Eng.

Dalam sambutannya, Prof. Dirgahayu Lantara menegaskan pentingnya memahami kewirausahaan secara lebih luas.

Menurutnya, kewirausahaan bukan sekadar menjual produk. Bukan pula hanya mengejar keuntungan.

Kewirausahaan adalah cara berpikir. Mahasiswa perlu peka terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat.

“Kewirausahaan bukan semata-mata tentang bagaimana menjadi pedagang atau mencari keuntungan bisnis. Kewirausahaan adalah tentang cara berpikir, bagaimana melihat masalah sebagai peluang, membaca kebutuhan masyarakat, dan menghadirkan solusi nyata,” tegas Prof. Dirgahayu.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak terburu-buru menciptakan produk. Hal pertama yang perlu dipahami adalah siapa calon pengguna. Mahasiswa juga perlu mengetahui persoalan yang hendak diselesaikan.

“Bisnis yang baik berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat. Sebelum bertanya, ‘Apa yang ingin saya jual?’, tanyakan terlebih dahulu, ‘Masalah apa yang ingin saya selesaikan?’ Sebelum bertanya berapa keuntungan yang akan diperoleh, tanyakan, ‘Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari solusi ini?’,” ujarnya.

Prof. Dirgahayu juga mendorong mahasiswa peka terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Persoalan tersebut dapat menjadi titik awal inovasi. Ia juga dapat menjadi peluang usaha.

Namun, hal itu perlu dikaji melalui riset dan validasi pasar yang tepat.

Manfaatkan AI Secara Bijak

Perkembangan teknologi juga membuka peluang baru bagi mahasiswa.

Prof. Dirgahayu mendorong mahasiswa memanfaatkan AI secara cerdas dan bertanggung jawab.

AI dapat digunakan untuk membaca tren dan mengolah informasi. Teknologi ini juga dapat membantu mengeksplorasi kebutuhan konsumen dan memvalidasi ide bisnis.

“Kenali lingkungan sekitar dan manfaatkan pendampingan AI secara bijak untuk memvalidasi pasar. Teknologi harus membantu kita memahami kebutuhan dan menciptakan solusi yang semakin relevan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Prof. Dirgahayu menegaskan, pendidikan tinggi tidak berhenti pada kemampuan akademik.

Perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab melahirkan generasi yang mampu menciptakan nilai.

Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan berinovasi dan berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat.

“Universitas Muslim Indonesia tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga inovator dan pemimpin yang mampu menciptakan nilai serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Universitas yang hebat adalah universitas yang melahirkan pelaku perubahan,” ungkapnya.

Semangat tersebut sejalan dengan transformasi UMI sebagai Kampus Berdampak.

UMI mendorong ilmu pengetahuan, inovasi, dan kreativitas sivitas akademika hadir secara nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Mengenali Pelanggan, Menemukan Peluang

Sementara itu, Kepala UPT MIIB UMI, Prof. Naidah Naing, menjelaskan arah pengembangan dan inkubasi bisnis mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan mengenali dan memvalidasi kebutuhan calon pelanggan.

Sebuah gagasan bisnis tidak cukup hanya menarik dari sisi produk.

Ide tersebut perlu diuji. Tujuannya untuk memastikan adanya kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

“Memulai bisnis harus diawali dengan memvalidasi apa yang dibutuhkan masyarakat. Dengan mengenali pelanggan, mahasiswa akan menemukan berbagai peluang bisnis yang ada di sekitarnya. Jadikan masalah pelanggan sebagai peluang bisnis yang bernilai,” ujar Prof. Naidah.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan usaha yang memiliki potensi ekonomi.

Usaha tersebut juga diharapkan menawarkan solusi yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan.

Hadirkan Perspektif Praktisi

Untuk memperkaya perspektif mahasiswa, UPT MIIB UMI menghadirkan tiga narasumber dari kalangan praktisi dan industri.

Mereka adalah Drs. Muh. Idham, M.M., Direktur PT Nurmakmur Berdaya Saing; Khairul Umam, S.T., M.M., Manajer Inkubator Bisnis Makassar; serta Zulkifli, AT., A.Md., CEPB., Direktur Utama Big Bang Marcomm.

Ketiga narasumber memberikan berbagai perspektif praktis.

Materinya mencakup metodologi riset pasar. Juga teknik mengenali kebutuhan konsumen.

Peserta juga mendapatkan materi tentang identifikasi dan penentuan segmen pelanggan. Termasuk validasi peluang bisnis dan strategi komunikasi bisnis yang terintegrasi.

Bimtek II Kewirausahaan Mahasiswa menjadi bagian dari upaya UPT MIIB UMI membangun ekosistem kewirausahaan kampus.

Ekosistem tersebut diarahkan agar semakin kuat dan berkelanjutan.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menciptakan produk.

Mereka juga perlu memahami persoalan. Mengenali pelanggan. Menguji gagasan.

Pada akhirnya, gagasan tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dampak sosial.

(HUMAS)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Perbanas Institute
Universitas Islam Riau
Politeknik Dewantara
Politeknik Cendana
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Islam Bandung
Universitas Muhammadiyah Parepare
Pemerintah Kabupaten Gowa
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
PT Jasa Raharja
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank Muamalat
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Balikpapan
Ruijie Networks Co., Ltd.
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kota Makassar
Institut Leimena
Badan Riset dan Inovasi Nasional
National University of Singapore
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Hasanuddin
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Institut Teknologi Bandung
Kementerian Kelautan dan Perikanan
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
PT Zahir Internasional
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Politeknik Palopo
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Erzurum Technical University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Muhammadiyah Palopo
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Griffith University
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaysia Terengganu
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Perbanas Institute
Universitas Islam Riau
Politeknik Dewantara
Politeknik Cendana
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Islam Bandung
Universitas Muhammadiyah Parepare
Pemerintah Kabupaten Gowa
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
PT Jasa Raharja
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank Muamalat
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Balikpapan
Ruijie Networks Co., Ltd.
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kota Makassar
Institut Leimena
Badan Riset dan Inovasi Nasional
National University of Singapore
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Hasanuddin
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Institut Teknologi Bandung
Kementerian Kelautan dan Perikanan
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
PT Zahir Internasional
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Politeknik Palopo
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Erzurum Technical University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Muhammadiyah Palopo
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Griffith University
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaysia Terengganu
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Negara Indonesia
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Syariah Nasional
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Andi Djemma
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Kementerian Hukum RI
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Tribun Timur
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Sanjivani University
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Detik.com
AMDA International
University Of Michigan - Ann Arbo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Mega Buana
Universitas Lamappapoleonro
Marinduque State University
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Alkhairaat Palu
Hiroshima University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Sorowako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Syariah Indonesia
PT Indosat Tbk
Alliance Française de Makassar
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mega Syariah
Universiti Malaya
Universiti Sains Islam Malaysia
Bank Sulselbar Syariah
ITBM Malaysia
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Mandiri
Bank Sulselbar
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Pemerintah Kabupaten Bombana
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Negara Indonesia
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Syariah Nasional
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Andi Djemma
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Kementerian Hukum RI
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Tribun Timur
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Sanjivani University
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Detik.com
AMDA International
University Of Michigan - Ann Arbo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Mega Buana
Universitas Lamappapoleonro
Marinduque State University
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Alkhairaat Palu
Hiroshima University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Sorowako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Syariah Indonesia
PT Indosat Tbk
Alliance Française de Makassar
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mega Syariah
Universiti Malaya
Universiti Sains Islam Malaysia
Bank Sulselbar Syariah
ITBM Malaysia
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Mandiri
Bank Sulselbar
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Pemerintah Kabupaten Bombana