Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Monday, 28 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. Hj. Amalia Fitri Aras: Alumni Fakultas Ekonomi & Bisnis serta Pascasarjana UMI, Kini Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat

Anisa Safitri 22 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. Hj. Amalia Fitri Aras: Alumni Fakultas Ekonomi & Bisnis serta Pascasarjana UMI, Kini Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat

Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, S.E., M.M. menempuh dua jenjang pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), mulai dari sarjana hingga magister. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut hingga meraih gelar doktor. Kini, alumnus Fakultas Ekonomi UMI tersebut menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat periode 2024–2029, setelah sebelumnya juga pernah memimpin lembaga legislatif tersebut pada periode 2014–2019.

MAKASSAR, umi.ac.id — Pendidikan dan pengabdian publik menjadi dua bagian penting dalam perjalanan Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, S.E., M.M. Dari Tobadak, Sulawesi Barat, ia datang ke Makassar untuk menempuh pendidikan tinggi di Universitas Muslim Indonesia. Di kampus ini, Amalia menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2006 dan kembali melanjutkan pendidikan magister hingga selesai pada 2009.

Perjalanan akademiknya tidak berhenti di UMI. Amalia kemudian melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Hasanuddin dan meraih gelar doktor pada 2024. Pendidikan yang ditempuhnya hingga jenjang tertinggi tersebut berjalan beriringan dengan perjalanan pengabdiannya di ruang publik.

Kini, Amalia menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2024–2029. Posisi tersebut juga tercantum pada laman resmi Universitas Muslim Indonesia yang menampilkan Amalia sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat sekaligus alumni UMI.

Dua Jenjang Pendidikan di UMI

Amalia Fitri Aras lahir di Tobadak, 30 Desember 1985. UMI menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan tingginya karena di kampus ini ia menempuh dua jenjang pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia pada 2006. Setelah itu, Amalia memilih kembali melanjutkan pendidikan magister di UMI dan menyelesaikannya pada 2009.

Pilihan menempuh pendidikan sarjana dan magister di kampus yang sama membuat hubungan Amalia dengan UMI tidak berhenti pada satu fase pendidikan. UMI menjadi bagian dari proses akademik yang dilaluinya sebelum melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Hasanuddin. Pada 2024, perjalanan akademik tersebut mencapai jenjang doktoral setelah Amalia menyelesaikan pendidikan S3 di Universitas Hasanuddin. Dengan demikian, perjalanan pendidikannya berkembang secara bertahap dari sarjana dan magister di UMI hingga pendidikan doktoral di Universitas Hasanuddin.

Dari Pendidikan ke Pengabdian Publik

Perjalanan Amalia kemudian berkembang ke ruang pengabdian publik melalui lembaga legislatif. Salah satu fase penting dalam perjalanan tersebut terjadi ketika ia dipercaya menjadi Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2014–2019. Catatan resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengonfirmasi Amalia Fitri sebagai Ketua DPRD Sulbar periode 2014–2019. Pada akhir periode tersebut, ia memimpin rapat paripurna pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Sulawesi Barat masa jabatan 2019–2024.

Pengalaman itu menjadi bagian penting dari perjalanan Amalia dalam lembaga legislatif daerah. Sebagai DPRD provinsi, lembaga tersebut menjalankan fungsi pembentukan peraturan daerah, anggaran, dan pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Bagi Amalia, ruang akademik dan ruang publik menjadi dua fase perjalanan yang saling beriringan. Pendidikan membangun fondasi pengetahuan, sedangkan pengabdian publik menghadirkan ruang untuk menjalankan tanggung jawab kelembagaan.

Kembali Memimpin DPRD Sulawesi Barat

Perjalanan Amalia dalam kepemimpinan legislatif kemudian memasuki fase berikutnya pada periode 2024–2029. Ia kembali menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dan kemudian dipercaya menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2024–2029. Dengan posisi tersebut, Amalia menjalani periode keduanya sebagai Ketua DPRD Sulawesi Barat setelah sebelumnya memimpin lembaga yang sama pada periode 2014–2019. Catatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendokumentasikan kepemimpinannya pada periode pertama, sementara Universitas Muslim Indonesia saat ini mencantumkan Amalia sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

Kembalinya Amalia ke posisi Ketua DPRD berlangsung dalam perjalanan akademik yang juga terus berkembang. Pada tahun yang sama dengan dimulainya periode DPRD 2024–2029, ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya. Dengan demikian, tahun 2024 menjadi salah satu fase penting dalam perjalanannya: menyelesaikan pendidikan doktoral sekaligus memasuki periode baru pengabdian di lembaga legislatif Sulawesi Barat.

Memimpin Lembaga Legislatif Provinsi

Sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Amalia berada dalam struktur pimpinan lembaga legislatif tingkat provinsi. Posisi tersebut menempatkannya dalam berbagai agenda kelembagaan DPRD, mulai dari rapat paripurna, pembahasan agenda legislasi dan anggaran, pengawasan, hingga hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sesuai fungsi dan kewenangan DPRD.

Aktivitas kelembagaan pada 2025, misalnya, mencatat Amalia Fitri Aras bersama unsur pimpinan DPRD Sulawesi Barat menerima penyerahan rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dari Gubernur Sulawesi Barat dalam sidang paripurna DPRD Sulbar pada 23 Juli 2025.

Posisi tersebut memperlihatkan ruang pengabdian yang kini dijalankan Amalia. Dari pendidikan ekonomi dan manajemen, perjalanan profesionalnya berkembang hingga berada dalam kepemimpinan lembaga legislatif provinsi.

UMI dalam Perjalanan Amalia Fitri Aras

Hubungan Amalia dengan UMI tetap menjadi bagian dari identitas alumninya. UMI saat ini mencantumkan Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, S.E., M.M. sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat sekaligus Alumni FEB UMI. Dalam testimoni yang ditampilkan pada laman resmi universitas, Amalia juga menyampaikan harapannya agar UMI terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki daya saing.

Hubungan tersebut menarik karena UMI bukan hanya tempat Amalia menyelesaikan pendidikan sarjana. Ia kembali memilih UMI untuk pendidikan magisternya sebelum melanjutkan pendidikan doktoral. Dua jenjang pendidikan di UMI menjadi bagian dari perjalanan panjang yang kemudian membawanya memasuki ruang kepemimpinan publik di Sulawesi Barat.

Dua Jenjang di UMI, Dua Periode Memimpin DPRD Sulbar

Jika perjalanan Amalia dirangkum, terdapat dua fakta yang menjadi pembeda kuat dalam profilnya. Pertama, ia menempuh dua jenjang pendidikan di Universitas Muslim Indonesia, yaitu sarjana dan magister. Kedua, ia menjalani dua periode berbeda sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, yakni periode 2014–2019 dan 2024–2029. Kepemimpinannya pada periode pertama tercatat dalam dokumentasi resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, sedangkan jabatan Ketua DPRD Sulbar yang kini diembannya juga tercantum pada laman resmi UMI.

Dua fakta tersebut membentuk satu perjalanan yang mudah dikenali: pendidikan yang terus berkembang dan pengabdian publik yang berlangsung dalam rentang waktu panjang. Karena itu, profil Amalia dapat dirumuskan melalui satu diksi utama: "Dua Jenjang Pendidikan, Dua Periode Kepemimpinan Legislatif." Diksi tersebut bukan untuk menyamakan pendidikan dengan jabatan, melainkan menggambarkan dua bagian penting dari perjalanan hidupnya yang sama-sama memiliki hubungan dengan proses panjang yang dijalaninya.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Dr. Hj. Amalia Fitri Aras, S.E., M.M. merupakan alumnus Universitas Muslim Indonesia yang menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi UMI dan melanjutkan pendidikan magister di universitas yang sama. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut hingga meraih gelar doktor di Universitas Hasanuddin pada 2024. Sementara dalam pengabdian publik, Amalia pernah memimpin DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2014–2019 dan kini kembali menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2024–2029. Perjalanan tersebut memperlihatkan kesinambungan antara pendidikan dan ruang pengabdian yang terus berkembang. UMI menjadi bagian dari fondasi akademiknya, sedangkan DPRD Sulawesi Barat menjadi salah satu ruang pengabdian publik yang kini dipimpinnya.

Dari Tobadak, Amalia menempuh pendidikan di UMI. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister, ia melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral. Perjalanan itu kemudian berjalan bersama kiprahnya di lembaga legislatif Sulawesi Barat hingga dua periode berbeda dipercaya menjadi Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat. "Pendidikan membangun bekal, sedangkan pengabdian memberi ruang bagi ilmu untuk bekerja bagi masyarakat." Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
PT Putra Mekongga Sejahtera
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank Sulselbar
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universitas Hasanuddin
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Istanbul Sabahattin Zaim University
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Alkhairaat Palu
Tribun Timur
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Mega Buana
Politeknik Cendana
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Bank Sulselbar Syariah
Alliance Française de Makassar
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kota Makassar
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Marinduque State University
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
Erzurum Technical University
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
STISIP Veteran Palopo
Universitas Ibnu Sina
Sanjivani University
Pemerintah Kabupaten Gowa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Bank Syariah Indonesia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Institut Teknologi Bandung
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Al-Azhar
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Perbanas Institute
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Detik.com
PT Kogas Driyap Konsultan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Syariah Nasional
Universiti Malaya
Politeknik Keuangan Negara STAN
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
PT Marlip Indo Mandiri
Institut Leimena
Pemerintah Kota Ternate
Bank Mandiri
Online Scholarship Competition (OSC)
PT Putra Mekongga Sejahtera
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank Sulselbar
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universitas Hasanuddin
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Istanbul Sabahattin Zaim University
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Alkhairaat Palu
Tribun Timur
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Mega Buana
Politeknik Cendana
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Bank Sulselbar Syariah
Alliance Française de Makassar
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kota Makassar
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Marinduque State University
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
Erzurum Technical University
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
STISIP Veteran Palopo
Universitas Ibnu Sina
Sanjivani University
Pemerintah Kabupaten Gowa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Bank Syariah Indonesia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Institut Teknologi Bandung
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Al-Azhar
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Perbanas Institute
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Detik.com
PT Kogas Driyap Konsultan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Syariah Nasional
Universiti Malaya
Politeknik Keuangan Negara STAN
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
PT Marlip Indo Mandiri
Institut Leimena
Pemerintah Kota Ternate
Bank Mandiri
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Kurnia Jaya Persada
Bank CIMB Niaga Syariah
Universiti Malaysia Terengganu
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
ITBM Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Universiti Kebangsaan Malaysia
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Islam Bandung
Politeknik Palopo
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Rakyat Sulsel
Bank Mega Syariah
PT Jasa Raharja
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
PT Nas Media Indonesia
Universitas Andi Djemma
Bank Muamalat
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Politeknik Sorowako
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Balikpapan
PT Indosat Tbk
Kementerian Hukum RI
Griffith University
National University of Singapore
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
PT Zahir Internasional
AMDA International
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Islam Riau
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Kabupaten Bombana
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Lamappapoleonro
Binaskil Academy Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Kurnia Jaya Persada
Bank CIMB Niaga Syariah
Universiti Malaysia Terengganu
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
ITBM Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Universiti Kebangsaan Malaysia
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Islam Bandung
Politeknik Palopo
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Rakyat Sulsel
Bank Mega Syariah
PT Jasa Raharja
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
PT Nas Media Indonesia
Universitas Andi Djemma
Bank Muamalat
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Politeknik Sorowako
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Balikpapan
PT Indosat Tbk
Kementerian Hukum RI
Griffith University
National University of Singapore
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
PT Zahir Internasional
AMDA International
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Islam Riau
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Kabupaten Bombana
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Lamappapoleonro
Binaskil Academy Malaysia