Dari Kampus, Menjadi Dampak - Waris, S.P., M.Si., Sarjana Pertanian UMI yang Kini Menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai
MAKASSAR, umi.ac.id — Waris, S.P., M.Si., pernah menangani pemanfaatan lahan dan air, produksi perkebunan, serta tanaman pangan di Kabupaten Sinjai. Pada 2026, setelah lebih dari dua dekade mengabdi di pemerintahan daerah, alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu dipercaya memimpin Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai.
Belajar Pertanian, Mengabdi di Sinjai
Lahir di Sinjai pada 1 Juni 1973, Waris menyelesaikan pendidikan di SDN 75 Sinjai pada 1986 dan SMP Arabika Sinjai pada 1989. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SPMA/SPP Tiga Jaya Makassar hingga 1992.
Waris meraih gelar Sarjana Pertanian dari Universitas Muslim Indonesia pada 1999. Ia memulai karier di Pemerintah Kabupaten Sinjai sebagai calon pegawai negeri sipil pada 2003 dan diangkat menjadi pegawai negeri sipil pada 2005. Sambil menjalani karier di pemerintahan, ia melanjutkan studi di Universitas Islam Makassar (UIM) dan meraih gelar Magister Sains pada 2015.
Menangani Lahan, Perkebunan, dan Lingkungan Hidup
Pada 2012, Waris dipercaya menjadi Kepala Seksi Pemanfaatan Lahan dan Air pada Dinas Pertanian Kabupaten Sinjai. Lima tahun kemudian, ia beralih ke bidang penelitian daerah sebagai Kepala Subbidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sinjai.
Pada 2019, ia kembali ke sektor pertanian sebagai Kepala Seksi Produksi Bidang Perkebunan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sinjai. Setahun kemudian, ia menjabat Kepala Bidang Penaatan dan Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai.
Waris kembali bertugas di Dinas TPHP pada 2021 sebagai Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pada 2023, ia dipercaya menjadi Sekretaris Dinas TPHP, dengan tanggung jawab yang meluas dari urusan teknis pertanian ke pengelolaan organisasi perangkat daerah.
Memimpin Urusan Ketahanan Pangan Daerah
Pada 2026, Waris mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai. Dalam jabatan ini, tanggung jawabnya mencakup urusan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan bagi masyarakat.
Pengalamannya di bidang lahan dan air, produksi pertanian, serta pengelolaan lingkungan memberi Waris bekal untuk melihat persoalan pangan dari hulu. Tanggung jawab barunya membawa perhatian itu lebih jauh, hingga pada bagaimana pangan tersedia dan dapat dijangkau oleh warga Sinjai.
DARI PENDIDIKAN PERTANIAN UMI, MENUJU PENGABDIAN UNTUK KETAHANAN PANGAN SINJAI. DARI KAMPUS, MENJADI DAMPAK. (Bersambung)























































































































