Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Tuesday, 29 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. Ir. Ali Amal, S.T., M.Si., IPU: Alumni Teknik Sipil UMI, dari Proyek Jalan PLTA Bakaru hingga Pembina Jasa Konstruksi Kementerian PUPR

Anisa Safitri 74 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. Ir. Ali Amal, S.T., M.Si., IPU: Alumni Teknik Sipil UMI, dari Proyek Jalan PLTA Bakaru hingga Pembina Jasa Konstruksi Kementerian PUPR

Dr. Ir. Ali Amal, S.T., M.Si., IPU membangun perjalanan lebih dari tiga dekade di bidang teknik sipil, jalan, jembatan, keselamatan jalan, dan jasa konstruksi. Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini memulai pengalaman profesional dari pekerjaan lapangan, terlibat dalam proyek jalan Bendungan Bakaru Hydro Electric Power di Pinrang, kemudian menangani berbagai proyek jalan dan jembatan hingga menjalankan tugas pembinaan jasa konstruksi di Kementerian PUPR. Perjalanannya menunjukkan bagaimana pengalaman proyek dapat berkembang menjadi keahlian, standar, keselamatan, dan pengembangan kompetensi insan konstruksi.

MAKASSAR, umi.ac.id — Jalan dan jembatan bukan sekadar bentangan beton dan aspal. Di balik setiap infrastruktur terdapat proses perencanaan, pengujian material, pengawasan mutu, keselamatan, standar teknis, serta tenaga profesional yang memastikan konstruksi dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Di ruang itulah Dr. Ir. Ali Amal, S.T., M.Si., IPU membangun perjalanan profesionalnya.

Ali Amal merupakan alumnus Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia yang menyelesaikan pendidikan sarjana pada 1991. Dari fondasi keilmuan tersebut, perjalanan profesionalnya berkembang dari pekerjaan lapangan menuju pengelolaan proyek jalan dan jembatan, keselamatan jalan, standardisasi teknis, hingga pembinaan jasa konstruksi.

Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Magister Perkotaan dan Transportasi di Universitas Hasanuddin pada 2003 dan meraih gelar doktor Teknik Sipil dari Universitas Tarumanagara pada 2012. Penguatan kompetensi profesionalnya berlanjut melalui Program Profesi Insinyur Teknik Sipil Universitas Hasanuddin yang diselesaikannya pada 2023 dengan IPK 4,00.

Dari Teknik Sipil UMI ke Lapangan Konstruksi

Pengalaman profesional Ali Amal telah dimulai sejak pertengahan 1980-an. Pada 1985–1987, ia terlibat sebagai pengawas lapangan dalam pembangunan Gedung SMEA Negeri Palu dan Workshop Kawatuna di Palu.

Pengalamannya kemudian berkembang ke pekerjaan infrastruktur yang lebih kompleks. Ia pernah menjadi Quality Engineer pada proyek jalan Bendungan Bakaru Hydro Electric Power di Pinrang, serta Senior Quality Material Engineer pada proyek peningkatan Jalan Paket 21 Enrekang–Makale ADB-XI.

Fase tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensinya. Teknik sipil tidak lagi hanya dipahami melalui teori di ruang kuliah, tetapi diterapkan melalui pengawasan pekerjaan, material, mutu, dan persoalan teknis yang ditemukan langsung di lapangan.

Perjalanan berikutnya membawa Ali Amal ke lingkungan pekerjaan umum dan bina marga. Ia pernah menjadi Asisten Teknik Pengawasan P3T-Nas pada Ditjen Bina Marga, kemudian dipercaya sebagai Asisten Perencanaan Jalan dan Jembatan di Kanwil Departemen Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan.

Memimpin Proyek Jalan dan Jembatan

Seiring bertambahnya pengalaman, tanggung jawab Ali Amal juga berkembang. Pada 2000–2001, ia tercatat sebagai pemimpin proyek peningkatan Jalan Ruas KM 260–Watampone. Selanjutnya, pada 2002–2005, ia menjadi Pimpinan Bagian Proyek pembangunan Jalan Maros–Ujung Lamuru–Watampone.

Pengalaman tersebut berlanjut pada 2005–2010 ketika ia dipercaya menjadi Pimpinan Bagian Proyek Sinjai–Arasoe–Watampone–Sengkang–Impa Impa–Tarumpakae, dengan estimasi nilai proyek sekitar Rp120 miliar.

Berbagai penugasan itu memperlihatkan satu benang merah dalam perjalanan Ali Amal: jalan dan jembatan menjadi ruang panjang penerapan ilmu Teknik Sipil yang dipelajarinya sejak di UMI.

Namun perjalanan tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik.

Infrastruktur Bukan Hanya Dibangun, tetapi Harus Aman

Pengalaman panjang pada jalan dan jembatan kemudian berkembang ke bidang keselamatan. Pada 2013–2015, Ali Amal menjabat Kepala Seksi Keselamatan Jalan, Subdirektorat Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan, Direktorat Bina Teknik Kementerian PUPR.

Dalam perjalanan profesionalnya, ia juga terlibat sebagai pengarah, adviser, dan narasumber ahli dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan jalan, investigasi lokasi rawan kecelakaan, laik fungsi jalan, serta pelatihan keselamatan jalan.

Fase ini memperluas makna pekerjaannya di bidang infrastruktur. Jalan yang baik bukan hanya jalan yang selesai dibangun. Jalan juga harus memenuhi standar teknis, berfungsi dengan baik, dan memperhatikan keselamatan penggunanya.

Di sinilah pengalaman lapangan mulai berkembang menjadi kontribusi yang lebih luas: dari mengerjakan infrastruktur menuju menjaga mutu dan keselamatannya.

Dari Proyek menuju Pembinaan Jasa Konstruksi

Perjalanan Ali Amal kemudian semakin bergeser dari pelaksanaan proyek menuju pengembangan standar dan kompetensi konstruksi. Pada 2015–2017, ia menjabat Kepala Seksi Bimbingan Teknis Subdirektorat Standar dan Pedoman Direktorat Jembatan, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Selanjutnya, pada 2017–2021, ia menjalankan tugas sebagai Pejabat Pembina Jasa Konstruksi Madya pada Direktorat Bina Jasa Konstruksi Kementerian PUPR.

Pada fase inilah pengalaman panjangnya di lapangan memperoleh ruang dampak yang berbeda. Pengetahuan yang sebelumnya digunakan untuk mengawasi mutu, merencanakan jalan dan jembatan, serta mengelola proyek kemudian ikut digunakan dalam pembinaan kompetensi insan konstruksi.

Ali Amal terlibat dalam berbagai kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan, antara lain keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi, laboratorium beton dan aspal, perencanaan teknis jembatan, sistem manajemen mutu, serta sistem manajemen keselamatan konstruksi.

Dengan demikian, kontribusinya tidak lagi hanya melekat pada infrastruktur yang pernah dikerjakan. Pengalaman tersebut juga ditransmisikan melalui standar, pembinaan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi profesional.

Dari Membangun Infrastruktur hingga Membangun Kompetensi

Inilah bagian yang membedakan perjalanan Ali Amal. Pada fase awal, dampaknya dapat dilihat melalui pekerjaan fisik: gedung, jalan, jembatan, material, dan proyek. Pada fase berikutnya, dampak tersebut berkembang melalui keselamatan, standar teknis, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia konstruksi.

Perjalanan panjang itu juga disertai pengakuan kompetensi profesional. Ali Amal tercatat memiliki sertifikasi Insinyur Profesional Utama (IPU), kompetensi Ahli Utama Teknik Jalan, Ahli Utama Teknik Jembatan, serta kompetensi di bidang asesmen dan uji kompetensi.

Ia juga tercatat sebagai anggota Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI), dengan aktivitas profesional yang berkaitan dengan jalan, jembatan, dan terowongan.

Atas pengabdiannya, Ali Amal menerima Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2014 dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2017.

Ilmu yang Berpindah dari Proyek ke Manusia

Jika perjalanan Ali Amal dibaca secara utuh, dampaknya tidak hanya terletak pada berapa banyak proyek yang pernah ditangani. Ada proses yang lebih panjang. Ilmu Teknik Sipil UMI membawanya ke lapangan. Pengalaman lapangan membentuk keahlian dalam jalan dan jembatan. Keahlian tersebut berkembang ke keselamatan dan standar teknis, lalu digunakan untuk ikut membina kompetensi tenaga konstruksi.

Dengan kata lain, perjalanan profesionalnya bergerak dari membangun infrastruktur menuju ikut membangun manusia yang membangun infrastruktur.

Di situlah pengalaman seorang insinyur memperoleh daya ungkit yang lebih besar. Satu proyek memiliki batas lokasi dan waktu, sedangkan pengetahuan, standar, dan kompetensi yang ditransmisikan kepada profesional lain dapat bekerja pada lebih banyak proyek dan lebih banyak tempat.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Perjalanan Dr. Ir. Ali Amal, S.T., M.Si., IPU dimulai dari Teknik Sipil UMI dan berkembang melalui pengalaman panjang dalam dunia konstruksi Indonesia. Ia pernah berada di lapangan sebagai pengawas dan quality engineer, menangani proyek jalan dan jembatan, memasuki bidang keselamatan jalan, terlibat dalam penyusunan dan penerapan standar teknis, hingga menjalankan tugas pembinaan jasa konstruksi di Kementerian PUPR.

Rangkaian tersebut membentuk perjalanan yang jelas: Teknik Sipil UMI → Lapangan Konstruksi → Jalan dan Jembatan → Keselamatan Jalan → Standar Teknis → Pembinaan Jasa Konstruksi → Pengembangan Kompetensi.

Dampaknya tidak berhenti pada infrastruktur yang pernah dibangun atau ditangani. Pengalaman itu berkembang menjadi pengetahuan yang dibagikan, standar yang diterapkan, keselamatan yang diperhatikan, serta kompetensi profesional yang ikut diperkuat.

"Insinyur tidak hanya meninggalkan jejak pada infrastruktur yang dibangun, tetapi juga pada standar, keselamatan, dan kompetensi manusia yang meneruskan pembangunan."

Itulah perjalanan dari ilmu menuju profesi, dari profesi menuju keahlian, dan dari keahlian menuju dampak. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Bank Panin Dubai Syariah
Alliance Française de Makassar
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Andi Djemma
Politeknik Keuangan Negara STAN
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Kementerian Hukum RI
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universitas Ibnu Sina
Online Scholarship Competition (OSC)
Hiroshima University
Kementerian Kelautan dan Perikanan
PT Kogas Driyap Konsultan
Detik.com
PT Nas Media Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Institut Leimena
Bank Sulselbar Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universitas Islam Bandung
Universitas Kurnia Jaya Persada
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Mega Syariah
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Islam Riau
Universitas Lamappapoleonro
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaya
Sanjivani University
Universitas Balikpapan
Ruijie Networks Co., Ltd.
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Alkhairaat Palu
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kota Makassar
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Kabupaten Bombana
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Sulselbar
Junior Chamber International Indonesia
Politeknik Palopo
Marinduque State University
Bank Mandiri
Politeknik Sorowako
Bank Panin Dubai Syariah
Alliance Française de Makassar
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Andi Djemma
Politeknik Keuangan Negara STAN
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Kementerian Hukum RI
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universitas Ibnu Sina
Online Scholarship Competition (OSC)
Hiroshima University
Kementerian Kelautan dan Perikanan
PT Kogas Driyap Konsultan
Detik.com
PT Nas Media Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Institut Leimena
Bank Sulselbar Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universitas Islam Bandung
Universitas Kurnia Jaya Persada
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Mega Syariah
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Islam Riau
Universitas Lamappapoleonro
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaya
Sanjivani University
Universitas Balikpapan
Ruijie Networks Co., Ltd.
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Alkhairaat Palu
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kota Makassar
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Kabupaten Bombana
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Sulselbar
Junior Chamber International Indonesia
Politeknik Palopo
Marinduque State University
Bank Mandiri
Politeknik Sorowako
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
ITBM Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
PT Zahir Internasional
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Dewantara
PT Marlip Indo Mandiri
Tribun Timur
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
PT Indosat Tbk
Universitas Hasanuddin
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Institut Teknologi Bandung
PT Jasa Raharja
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Perbanas Institute
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Negara Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Islam Al-Azhar
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Muamalat
Universitas Muhammadiyah Parepare
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Griffith University
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Politeknik Cendana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
AMDA International
Erzurum Technical University
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Rakyat Sulsel
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
ITBM Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
PT Zahir Internasional
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Dewantara
PT Marlip Indo Mandiri
Tribun Timur
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
PT Indosat Tbk
Universitas Hasanuddin
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Institut Teknologi Bandung
PT Jasa Raharja
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Perbanas Institute
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Negara Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Islam Al-Azhar
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Muamalat
Universitas Muhammadiyah Parepare
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Griffith University
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Politeknik Cendana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
AMDA International
Erzurum Technical University
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Rakyat Sulsel