TERKINI
Rektor UMI Prof. Hambali Thalib: “Ini Kehormatan Besar”, Kemendiktisaintek Percayakan Monev Riset Prototipe kepada UMI di Indonesia Timur Prof. Hambali Thalib: Setiap Anak Memiliki Talenta, UMI Buka Pendaftaran Maba Tahap 2, Jalur Talenta dan Akses Generasi Indonesia Emas Konsisten Perkuat Mutu, UMI Raih detikTimur Awards 2026; Transformasi Digital Jadi Penguat Tata Kelola Rektor UMI: Sebelum Mengubah Teknologi, UMI Menyiapkan Pemimpinnya #2 UMI Connection Memasuki Fase Pembangunan Infrastruktur Digital Menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University “Kami Sedang Membangun Otak Digital Universitas, Bukan Sekadar Gedung Baru” UMI Berangkatkan 393 Mahasiswa KKN Tematik untuk Hadirkan Solusi dan Pemberdayaan di 19 Desa Kabupaten Bantaeng
Alumni Akademisi & Peneliti Tuesday, 22 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. Rusmulyadi "Baskoro": Tiga Jenjang Pendidikan di UMI, Hari Ini Terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato 2027–2031

Anisa Safitri 393 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. Rusmulyadi "Baskoro": Tiga Jenjang Pendidikan di UMI, Hari Ini Terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato 2027–2031

Menempuh S1, S2, hingga S3 di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr. Rusmulyadi, S.H., M.H. membawa perjalanan akademiknya dari mahasiswa, dosen, hingga kepemimpinan fakultas. Hari ini, 22 September 2026, alumnus UMI yang akrab disapa Baskoro tersebut terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato untuk periode 2027–2031.

MAKASSAR, umi.ac.id — Ada hubungan dengan almamater yang selesai ketika seseorang menerima ijazah. Ada pula yang terus hidup dalam perjalanan seseorang. Bagi Dr. Rusmulyadi, S.H., M.H., Universitas Muslim Indonesia hadir dalam tiga jenjang pendidikan tingginya. S1 di UMI. S2 di UMI. S3 di UMI.

Dari tiga jenjang pendidikan tersebut, Rusmulyadi kemudian membawa ilmu dan pengalaman akademiknya menuju Gorontalo. Menjadi dosen. Menjalani kepemimpinan fakultas. Mengembangkan pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Dan hari ini, 22 September 2026, perjalanan tersebut memasuki babak baru. Dr. Rusmulyadi terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato periode 2027–2031.

Tiga Jenjang Pendidikan, Satu Almamater

Rusmulyadi merupakan alumnus Universitas Muslim Indonesia yang memiliki perjalanan pendidikan cukup khas. Bukan hanya satu jenjang pendidikannya ditempuh di UMI. Tetapi tiga. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum (S1), Magister Hukum (S2), hingga pendidikan doktoral (S3) di Universitas Muslim Indonesia.

Artinya, sebagian besar fondasi pendidikan tingginya tumbuh dalam lingkungan akademik UMI. Dari jenjang sarjana, ketika fondasi keilmuan hukum dibangun. Berlanjut ke magister, ketika kemampuan analisis semakin diperdalam. Hingga doktoral, ketika perjalanan akademik menuntut kemandirian berpikir dan kemampuan menghasilkan pengetahuan. Tiga jenjang tersebut kemudian menjadi bekal untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas.

Dari UMI menuju Gorontalo

Setelah melalui perjalanan pendidikan, Rusmulyadi mengembangkan karier akademiknya di Gorontalo. Ia berkiprah sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo. Karier tersebut kemudian membawanya pada amanah kepemimpinan sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo.

Posisi itu menjadi fase penting dalam perjalanan akademiknya. Sebab menjadi akademisi berbeda dengan memimpin sebuah unit akademik. Seorang dosen bertanggung jawab terhadap pendidikan, penelitian, dan pengembangan mahasiswa. Seorang pemimpin fakultas harus melihat ruang yang lebih luas. Dosen. Mahasiswa. Kurikulum. Mutu. Tata kelola. Sumber daya. Dan masa depan institusi. Dari sinilah pengalaman kepemimpinan pendidikan tinggi Rusmulyadi terus berkembang.

Dari Dekan menuju Rektor

Hari ini perjalanan itu bergerak satu tingkat lebih jauh. 22 September 2026 menjadi salah satu penanda penting dalam perjalanan akademik Dr. Rusmulyadi. Ia terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato periode 2027–2031.

Amanah tersebut membawa tanggung jawab yang berbeda. Jika sebelumnya ruang kepemimpinannya berada pada tingkat fakultas, kini cakupannya adalah sebuah universitas. Ada berbagai fakultas dan program studi. Ada dosen dan tenaga kependidikan. Ada mahasiswa dan alumni. Ada penelitian. Ada pengabdian kepada masyarakat. Ada mutu dan akreditasi. Ada kerja sama. Ada teknologi. Ada tata kelola. Dan ada harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi. Karena itu, menjadi rektor bukan sekadar perubahan jabatan. Ia adalah perubahan skala tanggung jawab.

Ketika Alumni Dipercaya Memimpin Perguruan Tinggi

Bagi Universitas Muslim Indonesia, perjalanan Rusmulyadi juga memiliki makna tersendiri. Dampak sebuah perguruan tinggi tidak selalu berada di dalam pagar kampusnya sendiri. Sebagian dampaknya berjalan keluar bersama alumninya.

Ada alumni yang membangun perusahaan. Ada yang bekerja dalam pelayanan kesehatan. Ada yang menjadi peneliti. Ada yang mengabdi kepada masyarakat. Ada pula yang membangun dan memimpin institusi pendidikan. Rusmulyadi berada pada jalur terakhir itu.

Tiga jenjang pendidikan yang ditempuh di UMI kemudian dibawa menuju perjalanan panjang sebagai akademisi hingga memperoleh kepercayaan memimpin perguruan tinggi.

Alumni adalah salah satu cara sebuah kampus hadir di tempat yang tidak dapat dijangkau oleh gedungnya.

Bukan Lagi Hanya Mengelola Fakultas

Perubahan dari kepemimpinan fakultas menuju universitas membawa konsekuensi besar. Seorang rektor tidak hanya memikirkan satu disiplin ilmu. Ia harus mempertemukan berbagai bidang ilmu dalam satu arah institusi. Tidak hanya melihat satu fakultas. Tetapi keseluruhan universitas. Tidak hanya mengelola kegiatan akademik hari ini. Tetapi juga mempersiapkan institusi menghadapi perubahan pendidikan tinggi pada masa depan.

Transformasi digital. Kecerdasan artifisial. Perubahan kebutuhan dunia kerja. Mutu pendidikan. Riset. Kolaborasi. Kepercayaan masyarakat. Dan kemampuan perguruan tinggi memberi dampak kepada daerah tempatnya berada. Di titik ini, pengalaman akademik dan kepemimpinan yang telah dijalani Rusmulyadi memperoleh ruang pengujian yang lebih besar.

Dari Kampus menuju Kepemimpinan Kampus

Ada satu pola menarik dalam perjalanan Rusmulyadi. Ia masuk perguruan tinggi sebagai mahasiswa. Kemudian menjadi akademisi. Dipercaya memimpin fakultas. Dan kini terpilih memimpin sebuah universitas. Perjalanan itu dapat diringkas: Mahasiswa → Sarjana → Magister → Doktor → Dosen → Dekan → Rektor.

Sebuah perjalanan panjang yang memperlihatkan bagaimana pendidikan dapat berkembang menjadi tanggung jawab kepemimpinan. Inilah yang dapat disebut: "Ilmu yang Bertumbuh Menjadi Amanah."

Karena semakin tinggi pendidikan dan semakin besar jabatan seseorang, semakin luas pula manusia dan institusi yang ikut berada dalam lingkup tanggung jawabnya.

Pohuwato sebagai Ruang Pengabdian Berikutnya

Universitas Pohuwato kini menjadi ruang pengabdian berikutnya bagi Rusmulyadi. Amanah periode 2027–2031 akan menempatkannya pada tanggung jawab untuk membawa universitas bertumbuh bersama mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, yayasan, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

Di sinilah ukuran kepemimpinan akademik tidak lagi hanya terletak pada jabatan. Tetapi pada perubahan yang dapat dibangun selama masa kepemimpinan. Apakah mahasiswa semakin baik? Apakah dosen semakin berkembang? Apakah mutu institusi meningkat? Apakah penelitian semakin hidup? Apakah lulusan semakin relevan? Dan apakah keberadaan universitas semakin dirasakan masyarakat?

Karena pada akhirnya: jabatan rektor memiliki periode. Dampak kepemimpinan seharusnya melampaui periode.

Tiga Kali Menjadi Mahasiswa UMI

Ada bagian yang membuat perjalanan Rusmulyadi berbeda dalam seri Dari Kampus, Menjadi Dampak. Ia bukan hanya sekali menjadi mahasiswa UMI. Tiga jenjang pendidikan tingginya tumbuh dari almamater yang sama. S1. S2. S3.

Karena itu, ketika hari ini ia terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato, perjalanan tersebut juga menjadi cerita mengenai bagaimana pendidikan dapat tumbuh lintas generasi dan lintas institusi. Ilmu diperoleh di satu kampus. Kemudian dikembangkan melalui pengalaman. Dan pada waktunya digunakan untuk membantu membangun kampus yang lain.

Satu kampus mendidiknya. Kampus lain mempercayainya untuk memimpin.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Dr. Rusmulyadi, S.H., M.H. memulai perjalanan pendidikan tingginya di Universitas Muslim Indonesia. Ia menyelesaikan S1 di UMI. Kembali melanjutkan S2 di UMI. Dan menuntaskan S3 di UMI. Dari Makassar, perjalanan akademiknya bergerak menuju Gorontalo. Menjadi dosen. Menjalani kepemimpinan sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo.

Hingga akhirnya, pada 22 September 2026, ia memperoleh kepercayaan baru: terpilih sebagai Rektor Universitas Pohuwato periode 2027–2031. Perjalanan itu memperlihatkan satu rangkaian sederhana: UMI → Pendidikan Hukum → Akademisi → Dekan → Rektor Universitas Pohuwato.

Bagi UMI, kisah Rusmulyadi adalah salah satu wajah dampak alumni. Bukan karena seorang alumni memperoleh jabatan. Tetapi karena ilmu yang dibangun selama bertahun-tahun kini memperoleh ruang tanggung jawab yang semakin luas.

Dari mahasiswa menuju pemimpin perguruan tinggi. Dari belajar mengembangkan diri menuju amanah mengembangkan institusi. Dari tiga jenjang pendidikan di UMI, menuju satu amanah besar memimpin universitas. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
AMDA International
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Bank Sulselbar
Universiti Malaya
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
PT Zahir Internasional
Kementerian Hukum RI
Universitas Alkhairaat Palu
PT Jasa Raharja
Bank Sulselbar Syariah
Junior Chamber International Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Sumatera Utara
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Mega Buana
Sanjivani University
Binaskil Academy Malaysia
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Bank Muamalat
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Politeknik Sorowako
Pemerintah Kabupaten Bombana
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Rakyat Indonesia
Bank Mega Syariah
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Marinduque State University
Institut Teknologi Bandung
Universitas Islam Al-Azhar
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Balikpapan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
PT Indosat Tbk
Bank Mandiri
Detik.com
Tribun Timur
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
PT Nas Media Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Dewantara
AMDA International
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Bank Sulselbar
Universiti Malaya
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
PT Zahir Internasional
Kementerian Hukum RI
Universitas Alkhairaat Palu
PT Jasa Raharja
Bank Sulselbar Syariah
Junior Chamber International Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Sumatera Utara
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Mega Buana
Sanjivani University
Binaskil Academy Malaysia
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Bank Muamalat
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Politeknik Sorowako
Pemerintah Kabupaten Bombana
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Rakyat Indonesia
Bank Mega Syariah
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Marinduque State University
Institut Teknologi Bandung
Universitas Islam Al-Azhar
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Balikpapan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
PT Indosat Tbk
Bank Mandiri
Detik.com
Tribun Timur
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
PT Nas Media Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Dewantara
University Of Michigan - Ann Arbo
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Islam Riau
Pemerintah Kota Ternate
Perbanas Institute
Bank Negara Indonesia
PT Marlip Indo Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Kota Makassar
STISIP Veteran Palopo
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Griffith University
National University of Singapore
ITBM Malaysia
Universitas Andi Djemma
Erzurum Technical University
PT Putra Mekongga Sejahtera
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Bandung
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Cendana
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Hiroshima University
Alliance Française de Makassar
Ruijie Networks Co., Ltd.
Institut Leimena
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Hasanuddin
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Syariah Indonesia
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Lamappapoleonro
Universiti Malaysia Terengganu
University Of Michigan - Ann Arbo
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Islam Riau
Pemerintah Kota Ternate
Perbanas Institute
Bank Negara Indonesia
PT Marlip Indo Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Kota Makassar
STISIP Veteran Palopo
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Griffith University
National University of Singapore
ITBM Malaysia
Universitas Andi Djemma
Erzurum Technical University
PT Putra Mekongga Sejahtera
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Bandung
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Cendana
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Hiroshima University
Alliance Française de Makassar
Ruijie Networks Co., Ltd.
Institut Leimena
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Hasanuddin
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Syariah Indonesia
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Lamappapoleonro
Universiti Malaysia Terengganu