Alumni Berdampak Thursday, 1 October 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - drg. Nur Anita: Alumni FKG UMI, Memilih Mengabdi sebagai Dokter Gigi di Daerah 3T Papua dan Indonesia Timur

Anisa Safitri 82 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - drg. Nur Anita: Alumni FKG UMI, Memilih Mengabdi sebagai Dokter Gigi di Daerah 3T Papua dan Indonesia Timur

MAKASSAR, umi.ac.id — Tidak semua dokter memilih memulai pengabdian di tempat dengan fasilitas kesehatan yang lengkap. drg. Nur Anita, alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI), memilih membawa ilmu dan profesinya ke wilayah yang justru menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Setelah menyelesaikan pendidikan dan disumpah sebagai dokter gigi pada 2021, perjalanan Nur Anita membawanya ke berbagai wilayah Indonesia Timur. Ia terlibat dalam pengabdian di Raja Ampat dan Nusa Tenggara Timur (NTT), kemudian menjalankan profesinya di Nabire dan melanjutkan pengabdian di Deiyai, Papua Tengah. Pilihan tersebut bukan sekadar perjalanan profesi.

Bagi Nur Anita, Papua adalah rumah. Kedua orang tuanya merantau dari Makassar ke Papua pada 1988. Kabupaten Paniai kemudian menjadi tempat ia tumbuh dan melihat langsung realitas pelayanan kesehatan masyarakat. Sejak kecil, ia menyaksikan tetangga maupun kerabat harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan dokter gigi. Pengalaman itulah yang kelak ikut menentukan ke mana ilmu yang diperolehnya akan dibawa.

Dari FKG UMI, Kembali untuk Mengabdi

Perjalanan Nur Anita sebagai dokter gigi dibangun di FKG UMI. Di kampus, ia mempelajari ilmu kedokteran gigi melalui pendidikan akademik, praktikum, keterampilan klinis, pendidikan profesi, hingga interaksi langsung dengan pasien. Namun pendidikan kedokteran gigi tidak hanya mengajarkannya bagaimana melakukan tindakan klinis. Ia juga belajar melihat manusia di balik setiap kondisi kesehatan. Setelah disumpah sebagai dokter gigi pada 2021, Nur Anita memiliki pilihan untuk menentukan tempat memulai perjalanan profesionalnya.

Ia memilih kembali ke Indonesia Timur. Pilihan tersebut membawanya lebih dekat dengan persoalan yang telah dikenalnya sejak kecil: jarak pelayanan, kondisi geografis, keterbatasan fasilitas, transportasi, serta ketersediaan tenaga kesehatan. Di sinilah ilmu dari FKG UMI bertemu dengan realitas yang sesungguhnya.

Dari Nabire hingga Deiyai

Nur Anita memulai perjalanan profesinya di Kabupaten Nabire. Selama kurang lebih dua tahun, ia menjalankan tugas sebagai dokter gigi sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara lebih dekat. Bekerja jauh dari pusat pelayanan kesehatan memberikan pengalaman yang berbeda dari lingkungan pendidikan. Tidak semua pasien datang dengan akses yang mudah. Tidak semua kondisi dapat ditangani dengan fasilitas ideal. Tidak semua pelayanan lanjutan tersedia dalam jarak yang dekat.

Situasi tersebut menuntut kemampuan beradaptasi, memanfaatkan sumber daya yang tersedia, membangun komunikasi dengan pasien, serta bekerja bersama tenaga kesehatan lainnya. Setelah Nabire, perjalanan pengabdiannya berlanjut ke Kabupaten Deiyai. Di wilayah ini, tantangan pelayanan kesehatan semakin memperlihatkan bahwa persoalan kesehatan tidak selalu selesai hanya dengan kemampuan klinis seorang dokter. Jarak, transportasi, fasilitas kesehatan, jumlah tenaga kesehatan, serta akses terhadap pelayanan lanjutan dapat ikut menentukan perjalanan seorang pasien memperoleh pertolongan. Karena itu, seorang dokter juga membutuhkan kesabaran untuk mendengarkan, kemampuan menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, dan kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat yang dilayani.

Ketika Dokter Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

Pengalaman di Raja Ampat, NTT, Nabire, hingga Deiyai membawa Nur Anita pada satu pemahaman penting: pelayanan kesehatan selalu berhubungan dengan tempat manusia hidup. Di wilayah dengan keterbatasan akses, dokter tidak hanya hadir untuk melakukan tindakan medis. Ia juga berhadapan dengan persoalan jarak, budaya, kebiasaan, komunikasi, keterbatasan fasilitas, serta kemampuan masyarakat memperoleh pelayanan.

Dari masyarakat, Nur Anita belajar bahwa komunikasi merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan. Mendengarkan keluhan dengan sabar, memberikan edukasi, menjelaskan kondisi dan pilihan pelayanan dengan bahasa sederhana, terkadang sama pentingnya dengan tindakan klinis itu sendiri. Di sinilah pengabdian menjadi lebih manusiawi. Pasien bukan sekadar kasus yang harus diselesaikan, tetapi manusia yang perlu didengar dan dipahami.

Papua Bukan Sekadar Tempat Bertugas

Ada dimensi yang membuat perjalanan Nur Anita berbeda. Ia tidak datang ke Papua sebagai orang yang sama sekali asing terhadap wilayah tersebut. Papua adalah tanah tempat ia dibesarkan. Karena itu, keputusannya kembali setelah menjadi dokter gigi memiliki makna yang lebih personal. Ia pernah tumbuh dengan melihat masyarakat harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Setelah memperoleh pendidikan kedokteran gigi, ia kembali sebagai bagian dari tenaga kesehatan yang melayani masyarakat tersebut. Dahulu ia melihat masyarakat mencari dokter gigi. Kini, ia kembali sebagai dokter gigi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kalimat sederhana itu merangkum hubungan antara pendidikan, pengalaman hidup, dan pilihan pengabdian Nur Anita.

Ilmu dan Ibadah Menemukan Ruang Pengabdian

Perjalanan Nur Anita juga memiliki keterhubungan dengan identitas UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah. Ilmu kedokteran gigi memberikan kompetensi. Pendidikan profesi membangun tanggung jawab. Sementara pengabdian membuat ilmu tersebut menemukan manfaatnya di tengah masyarakat. Inilah salah satu bentuk nyata Catur Dharma UMI, khususnya ketika pendidikan dan pengajaran bertemu dengan pengabdian kepada masyarakat serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter. Nilai sebuah pendidikan pada akhirnya tidak hanya terlihat ketika seorang mahasiswa memperoleh ijazah. Nilainya semakin nyata ketika ilmu tersebut dibawa keluar dari kampus dan digunakan untuk membantu manusia lain.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Perjalanan Nur Anita dapat dibaca melalui lintasan yang sederhana: FKG UMI → Dokter Gigi → Pengabdian Raja Ampat dan NTT → Nabire → Deiyai → Pelayanan Kesehatan Masyarakat Papua. Namun perjalanan ini bukan tentang seberapa jauh ia berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya. Cerita utamanya adalah ke mana ilmu itu akhirnya dibawa. Dari Makassar, Nur Anita membawa pendidikan kedokteran gigi. Di Indonesia Timur, ilmu itu bertemu dengan masyarakat yang menghadapi berbagai keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Dan di Papua, tempat ia dibesarkan, profesinya menemukan ruang pengabdian yang sangat personal.

"Dampak seorang dokter tidak selalu diukur dari seberapa lengkap tempat ia bekerja, tetapi dari seberapa berarti kehadirannya bagi masyarakat yang membutuhkan."

Bagi mahasiswa dan alumni FKG UMI, perjalanan Nur Anita membawa pesan bahwa profesi dokter gigi membuka banyak pilihan jalan. Salah satunya adalah jalan menuju tempat-tempat yang mungkin jauh dari pusat kota, tetapi justru sangat membutuhkan kehadiran tenaga kesehatan. Dahulu, Papua menjadi tempat Nur Anita tumbuh. Kini, ia kembali membawa ilmu untuk mengabdi.

Dari tempat ia dibesarkan, kini ia kembali untuk melayani. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas Islam Al-Azhar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Hasanuddin
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Jasa Raharja
Politeknik Cendana
Universiti Sains Islam Malaysia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Lamappapoleonro
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Balikpapan
Institut Leimena
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Syariah Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Kota Makassar
Marinduque State University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Junior Chamber International Indonesia
PT Zahir Internasional
Bank Mandiri
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Dewantara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Perbanas Institute
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
PT Putra Mekongga Sejahtera
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Andi Djemma
Online Scholarship Competition (OSC)
Griffith University
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universiti Malaysia Terengganu
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Kementerian Hukum RI
Universitas Mega Buana
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Erzurum Technical University
Rakyat Sulsel
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Alliance Française de Makassar
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Tribun Timur
Bank Sulselbar
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas Islam Al-Azhar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Hasanuddin
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Jasa Raharja
Politeknik Cendana
Universiti Sains Islam Malaysia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Lamappapoleonro
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Balikpapan
Institut Leimena
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Syariah Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Kota Makassar
Marinduque State University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Junior Chamber International Indonesia
PT Zahir Internasional
Bank Mandiri
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Dewantara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Perbanas Institute
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
PT Putra Mekongga Sejahtera
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Andi Djemma
Online Scholarship Competition (OSC)
Griffith University
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universiti Malaysia Terengganu
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Kementerian Hukum RI
Universitas Mega Buana
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Erzurum Technical University
Rakyat Sulsel
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Alliance Française de Makassar
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Tribun Timur
Bank Sulselbar
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universiti Kebangsaan Malaysia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Islam Riau
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaya
PT Indosat Tbk
Sanjivani University
Politeknik Keuangan Negara STAN
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
ITBM Malaysia
Detik.com
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Bank Rakyat Indonesia
Bank Panin Dubai Syariah
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
AMDA International
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank Negara Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Bank Muamalat
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Hiroshima University
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Alkhairaat Palu
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Institut Teknologi Bandung
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
PT Marlip Indo Mandiri
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Islam Sumatera Utara
Politeknik Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Islam Bandung
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Cokroaminoto Palopo
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
Politeknik Sorowako
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Mega Syariah
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Islam Riau
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaya
PT Indosat Tbk
Sanjivani University
Politeknik Keuangan Negara STAN
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
ITBM Malaysia
Detik.com
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Bank Rakyat Indonesia
Bank Panin Dubai Syariah
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
AMDA International
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank Negara Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Bank Muamalat
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Hiroshima University
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Alkhairaat Palu
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Institut Teknologi Bandung
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
PT Marlip Indo Mandiri
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Islam Sumatera Utara
Politeknik Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Islam Bandung
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Cokroaminoto Palopo
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
Politeknik Sorowako
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Mega Syariah
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia