Dari Kampus, Menjadi Dampak - Hermansyah, Alumni Ilmu Komunikasi UMI, Kini Relationship Manager Small BRI: Raih Best Frontliner hingga Prestasi Kreator Digital
Dari organisasi mahasiswa dan dunia pembiayaan hingga berkarier di Bank Rakyat Indonesia, Hermansyah membuktikan bahwa kemampuan komunikasi dapat berkembang menjadi kompetensi pelayanan nasabah, pengelolaan relasi bisnis, dan kreativitas digital.
MAKASSAR, umi.ac.id — Siapa bilang lulusan Ilmu Komunikasi hanya berkarier sebagai jurnalis, penyiar, atau praktisi hubungan masyarakat? Hermansyah, S.I.Kom., alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI), menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi juga memiliki tempat penting dalam industri perbankan.
Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi UMI tahun 2021 ini kini berkarier sebagai Relationship Manager Small di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, posisi yang dijalaninya sejak 2022. Di tengah tanggung jawab profesionalnya, Hermansyah juga mencatatkan sejumlah prestasi. Ia meraih penghargaan The Best Frontliner BRI pada 2023, masuk Top 10 Influencer Brilian Preneur 2023, serta Top 25 Content Creator Brilian Talent Hunt 2024.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana kompetensi komunikasi dapat berkembang dalam tiga ruang sekaligus: membangun hubungan dengan nasabah, memberikan pelayanan profesional, dan menghasilkan konten kreatif di lingkungan digital.
Dari Ilmu Komunikasi UMI, Membangun Kemampuan Berinteraksi
Hermansyah menempuh pendidikan pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia selama 2017–2021. Sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Makassar, ia bersekolah di SMA Negeri 11 Wajo, jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, pada 2014–2017.
Pilihan untuk mendalami Ilmu Komunikasi menjadi fondasi akademik dalam perjalanan profesionalnya. Ilmu komunikasi tidak hanya mempelajari bagaimana seseorang menyampaikan pesan. Bidang ini juga berkaitan dengan kemampuan memahami audiens, membangun hubungan interpersonal, menyusun strategi komunikasi, serta menyampaikan informasi secara tepat dan bertanggung jawab. Kemampuan tersebut memiliki relevansi dengan berbagai sektor pekerjaan, termasuk pemasaran, pelayanan pelanggan, hubungan bisnis, dan industri jasa keuangan.
Selama menjadi mahasiswa, Hermansyah juga aktif mengembangkan pengalaman organisasi. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo Komisariat Takkalalla, terlibat dalam Divisi Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMIKOM) UMI, serta mengikuti kegiatan penerbitan dan penulisan mahasiswa. Pengalaman tersebut memberikan ruang untuk berinteraksi dengan berbagai karakter, mengelola kegiatan, bekerja dalam tim, dan menjalankan tanggung jawab organisasi.
Bagi Hermansyah, kegiatan akademik dan organisasi menjadi dua pengalaman yang saling melengkapi sebelum memasuki dunia profesional.
Mengawali Karier di Industri Pembiayaan
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2021, Hermansyah mengawali perjalanan profesionalnya di BFI Finance. Pada periode 2021–2022, ia bekerja sebagai Credit Marketing Syariah dengan tanggung jawab yang berkaitan dengan pemasaran produk pembiayaan dan pelayanan calon konsumen.
Dalam pekerjaan tersebut, Hermansyah menjalankan kegiatan pemasaran digital, memproses aplikasi pembiayaan, melakukan survei kelayakan konsumen, serta membangun hubungan dengan dealer atau showroom. Pengalaman ini mempertemukannya dengan kebutuhan komunikasi yang lebih spesifik dibandingkan komunikasi sehari-hari.
Seorang tenaga pemasaran pembiayaan perlu mampu menjelaskan informasi produk secara jelas, memahami kebutuhan calon konsumen, mengelola hubungan profesional, serta mengikuti prosedur dan ketentuan perusahaan. Pekerjaan tersebut juga membutuhkan ketelitian dalam pengelolaan informasi dan kemampuan menjaga kepercayaan. Pengalaman di BFI Finance menjadi bagian penting dari proses pengenalan Hermansyah terhadap dunia jasa keuangan sebelum melanjutkan karier di industri perbankan.
Kini Relationship Manager Small di BRI
Pada 2022, Hermansyah melanjutkan perjalanan kariernya di Bank Rakyat Indonesia sebagai Relationship Manager Small. Posisi tersebut berkaitan dengan pengelolaan hubungan nasabah pada segmen usaha kecil, termasuk memahami kebutuhan nasabah, membangun komunikasi profesional, serta membantu mencari penyelesaian sesuai layanan dan ketentuan perbankan.
Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Hermansyah dituntut mampu mendengarkan persoalan, menjelaskan informasi, bernegosiasi, dan menjaga hubungan yang baik dengan nasabah. Di sinilah latar belakang pendidikan Ilmu Komunikasi memiliki keterkaitan dengan pekerjaan yang dijalaninya.
Komunikasi dalam dunia perbankan bukan sekadar kemampuan berbicara dengan baik. Komunikasi juga mencakup ketepatan memahami kebutuhan, kemampuan menyampaikan informasi secara transparan, serta menjaga hubungan profesional yang dilandasi kepercayaan. Pada segmen usaha kecil, kemampuan tersebut menjadi penting karena setiap nasabah memiliki karakter usaha, kebutuhan, dan persoalan yang berbeda.
Namun, kompetensi komunikasi tetap harus berjalan bersama pemahaman produk perbankan, kepatuhan terhadap prosedur, pengelolaan risiko, serta tanggung jawab profesional. Perjalanan Hermansyah memperlihatkan bahwa lulusan Ilmu Komunikasi dapat mengembangkan karier di sektor yang membutuhkan perpaduan antara keterampilan interpersonal dan pemahaman bisnis.
Raih The Best Frontliner BRI 2023
Salah satu pencapaian yang menonjol dalam perjalanan profesional Hermansyah adalah penghargaan The Best Frontliner BRI pada 2023. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak prestasinya di lingkungan perbankan.
Bagi tenaga profesional yang berhubungan dengan nasabah, kualitas pelayanan memiliki peran penting dalam membangun pengalaman dan kepercayaan pelanggan. Pelayanan yang baik tidak hanya berkaitan dengan keramahan, tetapi juga kemampuan memberikan informasi yang jelas, merespons kebutuhan, serta menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan.
Prestasi Hermansyah di bidang pelayanan menjadi catatan menarik karena latar belakang akademiknya berasal dari Ilmu Komunikasi. Perjalanan ini memperlihatkan relevansi kemampuan komunikasi interpersonal dalam lingkungan kerja yang menempatkan hubungan dengan pelanggan sebagai salah satu bagian penting dari aktivitas profesional.
Dari Perbankan, Berprestasi di Dunia Konten Digital
Selain mencatatkan prestasi dalam pelayanan, Hermansyah juga menunjukkan kemampuan dalam bidang komunikasi kreatif. Pada 2023, ia masuk dalam Top 10 Influencer Brilian Preneur. Setahun kemudian, namanya kembali tercatat dalam Top 25 Content Creator Brilian Talent Hunt 2024.
Dua pencapaian tersebut memperlihatkan sisi lain dari kompetensi yang dikembangkannya. Di era digital, kemampuan menyampaikan pesan melalui konten menjadi semakin relevan bagi berbagai profesi, termasuk di sektor perbankan. Konten digital dapat digunakan untuk memperkenalkan informasi, membangun pemahaman audiens, serta menyampaikan pesan melalui pendekatan visual dan bahasa yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Namun, kreativitas dalam industri jasa keuangan juga membutuhkan tanggung jawab. Informasi mengenai produk, layanan, maupun aktivitas perbankan harus disampaikan secara akurat dan tidak menimbulkan pemahaman yang keliru. Dalam perjalanan Hermansyah, kemampuan membuat konten dan copywriting menjadi bagian dari keterampilan yang melengkapi pengalaman di bidang pemasaran dan pelayanan nasabah. Prestasi pada ajang kreator digital tersebut memperlihatkan bahwa kompetensi komunikasi yang dikembangkan sejak masa kuliah dapat memiliki ruang penerapan yang beragam.
Ilmu Komunikasi Tidak Dibatasi Satu Profesi
Kisah Hermansyah menjadi contoh menarik bagi mahasiswa dan calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan pilihan bidang studi dan arah karier. Selama ini, Ilmu Komunikasi kerap dikaitkan dengan pekerjaan di media massa, penyiaran, hubungan masyarakat, dan periklanan. Padahal, kemampuan komunikasi juga dibutuhkan dalam berbagai bidang yang mengandalkan hubungan antarmanusia, termasuk layanan keuangan, pemasaran, pengembangan bisnis, dan pengelolaan hubungan pelanggan.
Perjalanan Hermansyah memperlihatkan hubungan tersebut secara konkret. Ia memulai pengembangan kompetensi melalui pendidikan Ilmu Komunikasi UMI dan pengalaman organisasi, kemudian memasuki industri pembiayaan sebelum berkarier di BRI. Di lingkungan profesional, ia mengembangkan pengalaman pelayanan nasabah sekaligus mencatatkan prestasi dalam bidang kreativitas digital.
Tiga pencapaian yang tercatat pada 2023 dan 2024 menjadi pembeda dalam perjalanan alumnus ini: penghargaan pelayanan, pengakuan dalam kegiatan influencer, dan capaian pada ajang kreator konten. Pengalaman tersebut tidak berarti bahwa pendidikan komunikasi secara otomatis menghasilkan keberhasilan di dunia perbankan. Namun, perjalanan Hermansyah memperlihatkan bagaimana pengetahuan akademik dapat menjadi bekal yang terus dikembangkan melalui pengalaman, pembelajaran, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.
Dari Kampus Ilmu dan Ibadah, Menuju Profesionalisme dan Integritas
Bagi Universitas Muslim Indonesia, perjalanan Hermansyah menjadi bagian dari keberagaman kiprah alumni di dunia profesional. Sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, UMI menempatkan pengembangan pengetahuan dan pembentukan karakter sebagai bagian dari proses pendidikan. Dalam industri perbankan, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan kejujuran, tanggung jawab, ketelitian, dan komitmen terhadap pelayanan.
Kepercayaan nasabah tidak cukup dibangun melalui kemampuan berbicara atau keterampilan pemasaran. Kepercayaan juga membutuhkan integritas, konsistensi, dan kemampuan menjaga amanah dalam menjalankan pekerjaan. Nilai tersebut sejalan dengan Catur Dharma UMI sebagaimana dirumuskan dalam Statuta UMI 2024, yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter.
Dalam konteks ini, pengalaman Hermansyah menjadi salah satu contoh bagaimana pendidikan komunikasi dapat terhubung dengan tanggung jawab profesional di luar bidang pekerjaan yang selama ini paling sering diasosiasikan dengan lulusan komunikasi.
Dari Kampus, Menjadi Dampak
Perjalanan Hermansyah, S.I.Kom., menunjukkan bahwa pengembangan karier dapat berlangsung melalui jalur yang tidak selalu sama dengan gambaran awal sebuah disiplin ilmu. Dari Program Studi Ilmu Komunikasi UMI, ia membangun pengalaman organisasi, mengawali pekerjaan di industri pembiayaan, kemudian melanjutkan karier sebagai Relationship Manager Small di BRI. Dalam perjalanan tersebut, ia meraih The Best Frontliner BRI 2023, Top 10 Influencer Brilian Preneur 2023, dan Top 25 Content Creator Brilian Talent Hunt 2024.
Bagi mahasiswa, kisah ini memberikan pesan bahwa keterampilan komunikasi memiliki nilai ketika dipadukan dengan kemampuan memahami kebutuhan orang lain, kemauan belajar, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan. Sementara bagi calon lulusan Ilmu Komunikasi, perjalanan Hermansyah memperlihatkan bahwa peluang profesional dapat ditemukan di berbagai sektor, termasuk industri perbankan dan ekonomi digital.
Ilmu yang dipelajari di kampus menjadi fondasi. Pengalaman organisasi melatih kemampuan berinteraksi. Dunia kerja kemudian menjadi tempat mengembangkan keterampilan dan membuktikan tanggung jawab profesional.
Dari ruang kuliah Ilmu Komunikasi UMI hingga pelayanan nasabah dan kreativitas digital di BRI, Hermansyah menunjukkan bahwa kemampuan membangun komunikasi dapat membuka jalan menuju beragam kesempatan profesional.
Dari ilmu komunikasi umi, berkarier di bri dan meraih prestasi pelayanan serta kreativitas digital. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)























































































































