Dari Kampus, Menjadi Dampak - Lidiah, S.Kep., Ns.: Alumni FKM UMI, dari Perawat Pelaksana Kini Manajer Keperawatan RSUP Kemenkes Makassar
MAKASSAR, umi.ac.id — Pengalaman mendampingi pasien menjadi bekal Lidiah, S.Kep., Ns., dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan pelayanan keperawatan. Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini mengawali karier sebagai perawat pelaksana dan sejak 2025 dipercaya sebagai Manajer Keperawatan RSUP Kemenkes Makassar di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Perjalanan tersebut tumbuh melalui pengalaman bekerja di berbagai unit pelayanan, pengembangan kompetensi, dan kemauan untuk terus belajar. Dari pelayanan langsung kepada pasien, tanggung jawabnya berkembang ke pengelolaan tim dan koordinasi pelayanan keperawatan.
Bekal Pendidikan dan Pengalaman Lapangan
Lidiah memulai pendidikan di UMI pada 2011 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Keperawatan pada 2015. Ia kemudian melanjutkan Pendidikan Profesi Ners yang diselesaikannya pada 2018.
Pada tahun yang sama, ia mulai bekerja sebagai perawat pelaksana di RS Primaya Makassar, Jalan Urip Sumoharjo. Selama 2018–2023, ia mendapat kesempatan bertugas di berbagai unit pelayanan keperawatan.
Setiap penempatan memperluas pemahamannya tentang kebutuhan pasien, alur pelayanan, serta koordinasi antarunit dan antarprofesi. Pengalaman tersebut juga melatih kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan bekerja bersama tenaga kesehatan lain.
Lima tahun dalam pelayanan langsung menjadi bagian penting dari bekalnya untuk memahami pekerjaan tim keperawatan beserta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Mengemban Tanggung Jawab Manajerial
Pada 2024, Lidiah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Setelah dinyatakan lulus, ia mulai bertugas di RSUP Kemenkes Makassar.
Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Manajer Keperawatan. Amanah ini memperluas lingkup pengabdiannya, dari pelaksanaan asuhan keperawatan menuju pengelolaan pelayanan dan pengembangan tim.
Dalam tugas tersebut, ia terlibat dalam koordinasi antarunit dan antarprofesi, pengembangan sumber daya manusia keperawatan dan kebidanan, serta upaya peningkatan mutu pelayanan.
Tanggung jawab manajerial menuntut kemampuan mendengarkan, menyampaikan arahan, dan menjaga kerja sama. Pengalaman sebagai perawat pelaksana menjadi bekal untuk memahami kebutuhan tim sekaligus memperhatikan kepentingan pasien.
Untuk memperkuat kapasitas kepemimpinannya, Lidiah mengikuti pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen bagi Kepala Ruangan. Dalam pelatihan tersebut, ia meraih predikat Terbaik I.
Terus Belajar, Menjaga Amanah Pelayanan
Pengembangan kompetensi terus menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya. Selain mengikuti berbagai pelatihan pelayanan, Lidiah saat ini sedang menempuh pendidikan Magister Keperawatan. Langkah tersebut merupakan upayanya memperkuat pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan tanggung jawab yang semakin luas.
Lidiah juga memandang pendidikan di UMI sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter profesionalnya. Pengetahuan akademik dan nilai-nilai Islami yang diperoleh selama perkuliahan menjadi bekal untuk menjaga integritas, menghargai sesama, serta bekerja dengan penuh amanah.
Baginya, pelayanan kesehatan membawa tanggung jawab terhadap manusia yang membutuhkan perhatian dan pertolongan. Karena itu, kompetensi profesional perlu berjalan bersama kepedulian dan penghormatan kepada pasien.
Perjalanan Lidiah menjadi bagian dari kisah alumni UMI yang terus mengembangkan kapasitas melalui pendidikan dan pengalaman kerja. Dari pelayanan langsung hingga pengelolaan keperawatan, ruang pengabdiannya bertumbuh bersama tanggung jawab untuk mendukung pelayanan yang bermutu.
DARI FKM UMI, MENUJU PENGUATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN.
DARI KAMPUS, MENJADI DAMPAK. (Bersambung)























































































































