Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Monday, 28 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - M. Sullam Fatwa: Alumni FKM UMI, Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya Dinkes Makassar dan Ketua HAKLI Kota Makassar

Anisa Safitri 31 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - M. Sullam Fatwa: Alumni FKM UMI, Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya Dinkes Makassar dan Ketua HAKLI Kota Makassar

Hampir dua dekade M. Sullam Fatwa, S.KM., M.Kes. menekuni satu bidang: sanitasi dan kesehatan lingkungan. Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) ini kini menjabat Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya pada Dinas Kesehatan Kota Makassar, bertugas di Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), sekaligus dipercaya sebagai Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kota Makassar periode 2022–2027.

MAKASSAR, umi.ac.id — Tidak semua perjalanan profesional dibangun dengan berpindah dari satu bidang ke bidang lain. Ada yang memilih satu keilmuan, menjalaninya secara konsisten, memperdalam pengalaman, lalu tumbuh bersama profesi tersebut. Itulah perjalanan M. Sullam Fatwa, S.KM., M.Kes.

Dari bangku Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI, ia masuk ke dunia sanitasi. Dari rumah sakit, perjalanan itu berlanjut ke Puskesmas. Lebih dari satu dekade kemudian, tanggung jawabnya berkembang hingga Dinas Kesehatan Kota Makassar. Kini, selain menduduki jenjang Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya, Sullam juga dipercaya memimpin organisasi profesinya sebagai Ketua HAKLI Kota Makassar. idangnya tidak banyak berubah. Yang terus bertambah adalah pengalaman, tanggung jawab, dan ruang pengabdiannya.

Berawal dari FKM UMI

M. Sullam Fatwa lahir di Enrekang, 28 Agustus 1985. Pada 2004, ia memulai pendidikan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia. Empat tahun kemudian, pada 2008, ia menyelesaikan pendidikan sarjananya.

Masa kuliah Sullam tidak hanya berlangsung di ruang akademik. Pada 2006–2007, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMAKESMAS) FKM UMI. Ia juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FKM UMI. Pengalaman tersebut menjadi bagian awal dari perjalanan kepemimpinannya. Dari organisasi mahasiswa di kampus, perjalanan itu kelak berkembang menuju organisasi profesi di tingkat Kota Makassar.

Memulai Pengabdian sebagai Sanitarian

Setelah menyelesaikan pendidikan di UMI pada 2008, Sullam mulai membangun perjalanan profesionalnya pada bidang yang dekat dengan disiplin ilmu yang dipelajarinya. Pada 2009–2013, ia bekerja sebagai Tenaga Fungsional Sanitarian Ahli Pertama di RSUD Kabupaten Kolaka. Di sinilah fase awal perjalanan profesionalnya sebagai sanitarian dimulai.

Dari lingkungan rumah sakit, Sullam kemudian memasuki pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pada 2013, ia bergabung di Puskesmas Antang Kota Makassar sebagai Tenaga Fungsional Sanitarian Ahli Muda. Ia menjalani tugas tersebut hingga 2024. Lebih dari satu dekade berada di Puskesmas Antang membuat perjalanan Sullam tidak hanya panjang dari sisi waktu, tetapi juga mempertemukannya secara langsung dengan persoalan sanitasi dan kesehatan lingkungan di tengah masyarakat.

Dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan Kota Makassar

Tahun 2024 menjadi fase berikutnya. Setelah menjalani jenjang Sanitarian Ahli Pertama dan Ahli Muda, Sullam kemudian dipercaya pada jenjang Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya di Dinas Kesehatan Kota Makassar. Saat ini ia berada pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Dalam tugas tersebut, Sullam juga tercatat sebagai Penanggung Jawab Program Arbovirosis dan Vektor.

Posisi ini memperlihatkan perkembangan tanggung jawab profesionalnya. Dari sanitasi di lingkungan rumah sakit. Berlanjut pada pelayanan kesehatan masyarakat melalui Puskesmas. Kemudian berkembang pada lingkup Dinas Kesehatan Kota Makassar. Ada perubahan tempat dan jenjang tanggung jawab, tetapi benang merah keilmuannya tetap sama: sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Hampir Dua Dekade Menekuni Kesehatan Lingkungan

Jika perjalanan profesional Sullam dihitung sejak memulai tugas sebagai Sanitarian Ahli Pertama pada 2009, maka hampir dua dekade hidup profesionalnya berada dalam rumpun kesehatan lingkungan. Konsistensi inilah yang menjadi salah satu pembeda perjalanan Sullam. Ia tidak membangun profil melalui banyak bidang yang berbeda. Sebaliknya, ia memperdalam satu bidang secara bertahap.

Sanitarian Ahli Pertama → Sanitarian Ahli Muda → Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya. Perjalanannya bergerak dari rumah sakit menuju Puskesmas, kemudian Dinas Kesehatan Kota Makassar. Jenjangnya meningkat. Lingkup kerjanya meluas. Tanggung jawabnya bertambah. Tetapi bidang pengabdiannya tetap terjaga.

Dari HIMAKESMAS UMI hingga Memimpin HAKLI Kota Makassar

Ada sisi lain yang membuat perjalanan Sullam menarik. Ketika mahasiswa, ia pernah memimpin HIMAKESMAS FKM UMI. Setelah menjadi profesional, pengalaman organisasi tersebut tidak berhenti. Sullam kemudian aktif dalam Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI). Ia dipercaya menjadi Ketua HAKLI Kota Makassar periode 2017–2022. Kepercayaan tersebut berlanjut. Sullam kembali dipercaya sebagai Ketua HAKLI Kota Makassar periode 2022–2027.

Artinya, perjalanan organisasinya memiliki garis yang cukup jelas. Dari memimpin organisasi mahasiswa bidang kesehatan masyarakat di UMI, ia kemudian dipercaya memimpin organisasi profesi kesehatan lingkungan di Kota Makassar. Bagi profil seorang alumni, perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana pengalaman kampus dapat berkembang menjadi kepemimpinan profesional.

Satu Keilmuan, Satu Profesi, Tumbuh Menjadi Kepemimpinan

Perjalanan Sullam dapat dibaca melalui tiga fase. Pertama, keilmuan. Ia memulainya dari FKM UMI. Kedua, profesi. Ia menjalani pekerjaan sanitarian sejak 2009, mulai dari RSUD Kabupaten Kolaka, Puskesmas Antang hingga Dinas Kesehatan Kota Makassar. Ketiga, kepemimpinan profesi. Pengalaman panjang tersebut berjalan bersama kepercayaan memimpin HAKLI Kota Makassar selama dua periode.

Karena itu, perjalanan M. Sullam Fatwa dapat dirumuskan melalui satu gagasan: "Satu Keilmuan, Satu Profesi, Tumbuh Menjadi Kepemimpinan." Bukan berarti perjalanan profesional harus selalu berada pada satu tempat. Tempatnya dapat berubah. Tanggung jawabnya dapat berkembang. Jenjang profesionalnya dapat meningkat. Tetapi konsistensi pada satu bidang memungkinkan pengalaman terakumulasi dan kompetensi semakin matang. Itulah yang terlihat dalam perjalanan Sullam.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

M. Sullam Fatwa memulai perjalanan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia. Dari kampus, ia memasuki profesi sanitarian. Dari RSUD Kabupaten Kolaka, ia melanjutkan pengabdian lebih dari satu dekade di Puskesmas Antang. Kini, perjalanan profesionalnya berada pada jenjang Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya Dinas Kesehatan Kota Makassar, dengan tanggung jawab pada Bidang P2P dan Program Arbovirosis dan Vektor. Di luar tugas pemerintahan, ia juga menjalankan amanah sebagai Ketua HAKLI Kota Makassar periode 2022–2027.

Perjalanan itu membentuk satu rangkaian yang jelas: FKM UMI → Sanitarian Ahli Pertama RSUD Kolaka → Sanitarian Ahli Muda Puskesmas Antang → Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya Dinkes Makassar → Penanggung Jawab Program Arbovirosis dan Vektor → Ketua HAKLI Kota Makassar.

Dari mahasiswa kesehatan masyarakat, ia tumbuh menjadi tenaga profesional kesehatan lingkungan. Dari profesional, ia berkembang pada jenjang keahlian yang lebih tinggi. Dan dari pengalaman profesi, kepercayaan berkembang menjadi kepemimpinan organisasi. "Bidangnya tidak banyak berubah. Yang terus bertambah adalah pengalaman, tanggung jawab, dan ruang pengabdiannya."

Dari kampus, ilmu menemukan jalannya. Dari profesi, kompetensi bertumbuh. Dari pengalaman, tanggung jawab semakin luas. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Islam Riau
Tribun Timur
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Mega Buana
Universitas Balikpapan
Bank Negara Indonesia
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Binaskil Academy Malaysia
Hiroshima University
PT Zahir Internasional
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Politeknik Cendana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Politeknik Sorowako
Pemerintah Kota Makassar
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Ibnu Sina
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
PT Jasa Raharja
PT Kogas Driyap Konsultan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Hasanuddin
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Bank Muamalat
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
ITBM Malaysia
Alliance Française de Makassar
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Islam Bandung
Bank Sulselbar Syariah
Pemerintah Kabupaten Bombana
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Online Scholarship Competition (OSC)
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
PT Putra Mekongga Sejahtera
Bank CIMB Niaga Syariah
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
PT Nas Media Indonesia
PT Indosat Tbk
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Islam Riau
Tribun Timur
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Mega Buana
Universitas Balikpapan
Bank Negara Indonesia
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Binaskil Academy Malaysia
Hiroshima University
PT Zahir Internasional
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Politeknik Cendana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Politeknik Sorowako
Pemerintah Kota Makassar
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Ibnu Sina
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
PT Jasa Raharja
PT Kogas Driyap Konsultan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Hasanuddin
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Bank Muamalat
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
ITBM Malaysia
Alliance Française de Makassar
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Islam Bandung
Bank Sulselbar Syariah
Pemerintah Kabupaten Bombana
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Online Scholarship Competition (OSC)
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
PT Putra Mekongga Sejahtera
Bank CIMB Niaga Syariah
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
PT Nas Media Indonesia
PT Indosat Tbk
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Junior Chamber International Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universiti Malaysia Terengganu
Universitas Andi Djemma
Institut Teknologi Bandung
Universitas Lamappapoleonro
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universiti Malaya
Politeknik Palopo
Sanjivani University
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Institut Leimena
Griffith University
Marinduque State University
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Kementerian Hukum RI
Erzurum Technical University
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
STISIP Veteran Palopo
Bank Sulselbar
Perbanas Institute
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Rakyat Sulsel
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Detik.com
Bank Rakyat Indonesia
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Muhammadiyah Parepare
Bank Mandiri
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Syariah Indonesia
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Kebangsaan Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
AMDA International
Politeknik Dewantara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Islam Al-Azhar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Bank Mega Syariah
Junior Chamber International Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universiti Malaysia Terengganu
Universitas Andi Djemma
Institut Teknologi Bandung
Universitas Lamappapoleonro
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universiti Malaya
Politeknik Palopo
Sanjivani University
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Institut Leimena
Griffith University
Marinduque State University
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Kementerian Hukum RI
Erzurum Technical University
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
STISIP Veteran Palopo
Bank Sulselbar
Perbanas Institute
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Rakyat Sulsel
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Detik.com
Bank Rakyat Indonesia
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Muhammadiyah Parepare
Bank Mandiri
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Syariah Indonesia
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Kebangsaan Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
AMDA International
Politeknik Dewantara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Islam Al-Azhar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Bank Mega Syariah