Alumni Akademisi & Peneliti Wednesday, 23 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Prof. Amar: Alumni Program Profesi Insinyur UMI, Kini Rektor Universitas Tadulako Palu

Anisa Safitri 290 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Prof. Amar: Alumni Program Profesi Insinyur UMI, Kini Rektor Universitas Tadulako Palu

Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. merupakan alumnus Program Profesi Insinyur Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) Angkatan V Tahun 2019. Dari perjalanan panjang sebagai akademisi dan insinyur profesional, ia kini mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu periode 2023–2027.

MAKASSAR, umi.ac.id — Seorang insinyur belajar merancang. Menghitung. Membaca risiko. Mencari solusi. Dan memastikan sebuah sistem dapat bekerja. Tetapi bagi Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., perjalanan keinsinyuran kemudian membawanya pada sistem yang jauh lebih besar: sebuah universitas. Prof. Amar merupakan alumnus Program Profesi Insinyur Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI), Angkatan V Tahun 2019. Kini, ia dipercaya menjadi Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu periode 2023–2027. Dari profesi insinyur menuju kepemimpinan perguruan tinggi. Dari kompetensi profesional menuju tanggung jawab institusional.

Dari Program Profesi Insinyur UMI

Pendidikan profesi insinyur di FTI UMI menjadi salah satu bagian dari perjalanan profesional Prof. Amar. Ia mengikuti Program Profesi Insinyur UMI pada Angkatan V Tahun 2019. Bagi seorang profesional, pendidikan profesi bukan sekadar penambahan gelar. Ada standar kompetensi. Ada etika profesi. Ada tanggung jawab. Dan ada kesadaran bahwa keinsinyuran pada akhirnya berhubungan dengan manusia, lingkungan, keselamatan, pembangunan, dan kemaslahatan. Pengalaman tersebut bertemu dengan perjalanan panjang Prof. Amar sebagai akademisi di Universitas Tadulako.

Sebelum Menjadi Rektor Untad

Prof. Amar bukan sosok baru dalam kepemimpinan Universitas Tadulako. Sebelum menjadi rektor, ia telah memperoleh pengalaman dalam berbagai ruang kepemimpinan akademik. Ia pernah menjadi Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Pada 2019, perjalanan kepemimpinannya berkembang ketika ia dipercaya sebagai Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Tadulako.

Pengalaman tersebut memperluas ruang tanggung jawabnya. Dari fakultas menuju universitas. Dari pengelolaan akademik menuju pengembangan institusi. Dari lingkungan internal kampus menuju jejaring kerja sama yang lebih luas.

Pengalaman-pengalaman itulah yang menjadi bagian dari perjalanan menuju amanah berikutnya.

Terpilih dan Dilantik Menjadi Rektor Universitas Tadulako

Pada proses pemilihan Rektor Universitas Tadulako periode 2023–2027, Prof. Amar terpilih untuk memimpin perguruan tinggi negeri tersebut. Ia kemudian resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Tadulako periode 2023–2027 pada 7 Maret 2023 di Jakarta. Universitas Tadulako sendiri merupakan perguruan tinggi negeri yang berdiri mandiri sejak 1981 dan berkedudukan di Palu, Sulawesi Tengah. Dalam daftar resmi pimpinan Untad, Prof. Amar tercatat sebagai Rektor periode 2023–2027.

Amanah tersebut membawa perubahan skala tanggung jawab. Jika seorang insinyur bekerja memastikan sebuah sistem berjalan dengan baik, seorang rektor harus memastikan berbagai sistem dalam perguruan tinggi bergerak menuju tujuan yang sama.

Pendidikan. Penelitian. Pengabdian. Mahasiswa. Dosen. Tenaga kependidikan. Mutu. Keuangan. Infrastruktur. Digitalisasi. Kerja sama. Dan reputasi institusi.

Memimpin universitas pada akhirnya juga merupakan pekerjaan merancang masa depan.

Dari Insinyur menuju Arsitek Institusi

Ada satu benang merah yang menarik dalam perjalanan Prof. Amar. Keinsinyuran mengajarkan seseorang melihat hubungan antarkomponen. Sebuah persoalan jarang berdiri sendiri. Perubahan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.

Cara berpikir serupa dibutuhkan dalam kepemimpinan perguruan tinggi. Meningkatkan mutu tidak cukup hanya memperbaiki kurikulum. Digitalisasi tidak cukup hanya membeli teknologi. Internasionalisasi tidak cukup hanya menandatangani kerja sama. Akreditasi tidak cukup hanya menyiapkan dokumen. Semua membutuhkan sistem yang saling terhubung.

Karena itu, perjalanan Prof. Amar dapat dibaca melalui satu gagasan: "Rekayasa Institusi." Jika keinsinyuran merancang sistem agar bekerja lebih baik, kepemimpinan perguruan tinggi merancang institusi agar terus bertumbuh dan memberi dampak.

Mutu Menjadi Agenda Kepemimpinan

Dalam kepemimpinannya di Universitas Tadulako, penguatan mutu menjadi salah satu perhatian Prof. Amar. Ia membawa visi Untad sebagai perguruan tinggi berstandar internasional yang unggul, tangguh, dan adaptif dalam Kajian Lingkungan Kebumian Strategis.

Arah tersebut menempatkan mutu bukan sekadar sebagai kebutuhan administratif. Mutu harus terlihat dalam proses pendidikan. Kualitas lulusan. Penelitian. Pelayanan. Akreditasi. Dan daya saing perguruan tinggi.

Pada 2026, misalnya, lima program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untad memperoleh hasil akreditasi internasional ASIIN setelah melalui proses asesmen internasional. Capaian seperti ini menunjukkan bahwa agenda mutu membutuhkan proses panjang, kerja kolektif, dan konsistensi institusi.

Digitalisasi sebagai Bagian dari Pelayanan

Perubahan pendidikan tinggi juga menuntut perguruan tinggi beradaptasi dengan teknologi. Digitalisasi bukan lagi pelengkap. Mahasiswa mengharapkan pelayanan yang cepat. Dosen membutuhkan akses data. Pimpinan membutuhkan informasi untuk mengambil keputusan. Administrasi membutuhkan proses yang semakin efisien.

Karena itu, transformasi digital pada akhirnya bukan sekadar persoalan aplikasi. Teknologi menjadi bermakna ketika membuat pelayanan menjadi lebih sederhana, cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di sinilah kepemimpinan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memahami kondisi hari ini, tetapi juga mempersiapkan sistem untuk kebutuhan masa depan.

Dari Kompetensi menuju Kepemimpinan

Perjalanan Prof. Amar menunjukkan bahwa kompetensi profesional dan kepemimpinan institusional tidak harus berada pada dua jalur yang berbeda. Seorang insinyur dapat berkembang menjadi akademisi. Akademisi dapat berkembang menjadi pemimpin fakultas. Pemimpin fakultas dapat masuk ke ruang kepemimpinan universitas. Dan pengalaman profesional dapat memperkaya cara melihat persoalan institusi.

Perjalanan itu dapat dibaca melalui rangkaian: Insinyur → Akademisi → Dekan Fakultas Teknik → Wakil Rektor → Program Profesi Insinyur UMI → Rektor Universitas Tadulako.

Setiap fase membawa tanggung jawab yang berbeda. Tetapi semuanya bertemu pada satu titik: membangun sistem agar manusia di dalamnya dapat berkembang.

Ketika Alumni UMI Memimpin Perguruan Tinggi Negeri

Bagi Universitas Muslim Indonesia, perjalanan Prof. Amar juga memiliki arti tersendiri. Dampak pendidikan tidak selalu terlihat dari apa yang terjadi di dalam kampus. Sebagian dampak berjalan bersama alumninya. Prof. Amar membawa salah satu jejak pendidikan profesinya dari FTI UMI menuju ruang kepemimpinan perguruan tinggi negeri di Sulawesi Tengah. Ia bukan hanya menyandang profesi insinyur. Ia kini memimpin sebuah universitas.

Ini memperlihatkan bahwa pendidikan profesi dapat menjadi bagian dari perjalanan yang jauh lebih luas. Dari kompetensi menuju tanggung jawab. Dari profesi menuju kepemimpinan. Dari kemampuan menyelesaikan persoalan teknis menuju kemampuan mengelola kompleksitas institusi.

Palu sebagai Ruang Pengabdian

Universitas Tadulako memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah. Karena itu, memimpin Untad berarti memimpin institusi yang tidak hanya berhubungan dengan sivitas akademikanya. Perguruan tinggi juga berhubungan dengan masyarakat. Pemerintah. Dunia usaha dan industri. Alumni. Sekolah. Komunitas. Dan pembangunan daerah. Tanggung jawab seorang rektor dengan demikian tidak berhenti pada memastikan kampus berjalan. Perguruan tinggi harus semakin relevan dengan lingkungan tempatnya tumbuh. Universitas tidak cukup menjadi besar di dalam pagar kampus. Ia harus terasa manfaatnya di luar pagar kampus.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. menjalani perjalanan panjang sebagai insinyur, akademisi, dan pemimpin perguruan tinggi. Ia pernah memimpin Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Menjadi Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama. Menempuh Program Profesi Insinyur FTI Universitas Muslim Indonesia Angkatan V Tahun 2019. Dan sejak 2023, ia mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Tadulako, Palu, periode 2023–2027.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana kompetensi keinsinyuran dapat berkembang menuju ruang tanggung jawab yang semakin luas. Bukan lagi hanya merancang sistem teknis. Tetapi ikut merancang masa depan institusi. Bukan hanya menyelesaikan persoalan. Tetapi membangun sistem agar banyak orang dapat berkembang.

Dari insinyur menuju arsitek institusi. Dari Program Profesi Insinyur UMI menuju kepemimpinan Universitas Tadulako. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Sanjivani University
Bank Panin Dubai Syariah
Bank Sulselbar
National University of Singapore
Erzurum Technical University
Politeknik Palopo
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Andi Djemma
Universitas Lamappapoleonro
Junior Chamber International Indonesia
ITBM Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Bank Mega Syariah
Bank Negara Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
PT Jasa Raharja
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universiti Kebangsaan Malaysia
Hiroshima University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Mega Buana
Ruijie Networks Co., Ltd.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Islam Sumatera Utara
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Griffith University
Bank Syariah Indonesia
Bank Sulselbar Syariah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kota Ternate
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Perbanas Institute
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Balikpapan
Bank Mandiri
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Universitas Islam Riau
PT Marlip Indo Mandiri
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Institut Leimena
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Sanjivani University
Bank Panin Dubai Syariah
Bank Sulselbar
National University of Singapore
Erzurum Technical University
Politeknik Palopo
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Andi Djemma
Universitas Lamappapoleonro
Junior Chamber International Indonesia
ITBM Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Bank Mega Syariah
Bank Negara Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
PT Jasa Raharja
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universiti Kebangsaan Malaysia
Hiroshima University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Mega Buana
Ruijie Networks Co., Ltd.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Islam Sumatera Utara
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Griffith University
Bank Syariah Indonesia
Bank Sulselbar Syariah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kota Ternate
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Perbanas Institute
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Balikpapan
Bank Mandiri
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Universitas Islam Riau
PT Marlip Indo Mandiri
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Institut Leimena
AMDA International
Universiti Sains Islam Malaysia
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kota Makassar
Pemerintah Kabupaten Bombana
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Marinduque State University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Islam Al-Azhar
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Syariah Nasional
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Rakyat Indonesia
Universiti Malaya
PT Indosat Tbk
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Politeknik Cendana
Universitas Alkhairaat Palu
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Detik.com
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Rakyat Sulsel
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Kementerian Hukum RI
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Alliance Française de Makassar
Universiti Malaysia Terengganu
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten Gowa
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Bandung
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Politeknik Dewantara
Bank Muamalat
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Institut Teknologi Bandung
Politeknik Sorowako
AMDA International
Universiti Sains Islam Malaysia
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kota Makassar
Pemerintah Kabupaten Bombana
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Marinduque State University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Islam Al-Azhar
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Syariah Nasional
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Rakyat Indonesia
Universiti Malaya
PT Indosat Tbk
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Politeknik Cendana
Universitas Alkhairaat Palu
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Detik.com
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Rakyat Sulsel
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Kementerian Hukum RI
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Alliance Française de Makassar
Universiti Malaysia Terengganu
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten Gowa
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Bandung
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Politeknik Dewantara
Bank Muamalat
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Institut Teknologi Bandung
Politeknik Sorowako