Alumni Profesional Monday, 21 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Suryadi Pasambangi: Dari Teknik Kimia UMI, Kini Menjadi Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa

Anisa Safitri 35 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Suryadi Pasambangi: Dari Teknik Kimia UMI, Kini Menjadi Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa

Berangkat dari pendidikan Teknik Kimia Universitas Muslim Indonesia (UMI), Suryadi Pasambangi, S.T. meniti perjalanan lebih dari satu dekade di industri semen. Dari bahan baku, produksi, perencanaan operasi, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, hingga pengendalian mutu, perjalanan tersebut kini membawanya menjadi Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa.

MAKASSAR, umi.ac.id — Sebutir semen yang sampai ke tangan konsumen sesungguhnya membawa perjalanan proses yang panjang. Ada bahan baku yang harus memenuhi spesifikasi. Ada proses yang harus stabil. Ada temperatur yang harus dikendalikan. Ada energi yang digunakan. Ada manusia yang harus dilindungi. Ada dampak lingkungan yang harus dikelola. Dan pada akhirnya, ada mutu produk yang harus dijaga.

Di dalam rangkaian itulah Suryadi Pasambangi, S.T., alumnus Teknik Kimia Universitas Muslim Indonesia, membangun perjalanan profesionalnya. Ia tidak langsung berada di posisi manajemen senior. Perjalanannya dimulai dari proses. Masuk semakin dalam ke operasi. Bersentuhan dengan bahan baku. Produksi. Lingkungan. Keselamatan dan kesehatan kerja. Hingga akhirnya memperoleh tanggung jawab menjaga salah satu aspek paling menentukan dalam industri: mutu. Kini, Suryadi dipercaya sebagai Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa.

Berawal dari Teknik Kimia UMI

Fondasi perjalanan tersebut dibangun di Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Teknik Kimia mengajarkan bagaimana sebuah proses industri bekerja. Bahan masuk. Mengalami perubahan. Energi digunakan. Variabel proses dikendalikan. Produk dihasilkan. Limbah dikelola. Dan seluruh rangkaian harus berjalan secara aman, efisien, serta memenuhi standar yang ditetapkan.

Cara berpikir proses inilah yang kemudian dibawa Suryadi ketika memasuki industri semen. Sebab seorang insinyur proses tidak hanya bertanya apakah produk dapat dibuat. Ia juga bertanya bagaimana produk dibuat dengan benar.

Memulai dari Management Trainee

Pada 2010, Suryadi bergabung dengan PT Semen Tonasa melalui program Management Trainee. Dari sinilah perjalanan panjangnya di industri semen dimulai. Ia kemudian bekerja pada Department of Utility & Engineering.

Pengalaman berikutnya semakin membawanya ke jantung proses produksi. Ia menangani pengendalian bahan baku. Menjadi planner pada Kiln Production. Kemudian terlibat dalam perencanaan operasi Line 2/3. Hingga masuk ke quality mapping.

Tahap demi tahap tersebut membuat Suryadi tidak melihat industri semen hanya dari satu meja kerja. Ia mengenal proses dari berbagai sisi.

Dari bahan baku menuju kiln. Dari operasi menuju kualitas.

Memahami Industri dari Dalam

Pengalaman di area produksi memberikan pelajaran penting. Kualitas produk akhir tidak muncul secara tiba-tiba ketika produk selesai dibuat. Mutu sebenarnya mulai dibangun jauh sebelumnya. Dari pemilihan dan pengendalian bahan baku. Stabilitas proses. Kondisi peralatan. Parameter operasi. Kompetensi manusia. Hingga konsistensi dalam menjalankan standar.

Karena itu, quality control bukan semata-mata pekerjaan memeriksa produk akhir. Mutu adalah hasil dari proses yang dijaga sejak awal.

Pengalaman panjang di area proses inilah yang kemudian menjadi salah satu fondasi ketika tanggung jawab Suryadi berkembang ke bidang lainnya.

Ketika Insinyur Proses Berhadapan dengan Lingkungan

Pada 2019, perjalanan profesional Suryadi memasuki fase baru. Ia mulai mendalami bidang PROPER dan CDM. Kemudian pada 2021–2023, ia dipercaya menjadi Manager PROPER & CDM. Ruang tanggung jawabnya pun berubah.

Jika sebelumnya perhatian banyak tertuju pada bagaimana proses produksi berjalan, kini muncul pertanyaan yang lebih luas: apa dampak dari proses tersebut terhadap lingkungan?

Industri modern tidak dapat lagi memisahkan produksi dari tanggung jawab lingkungan. Ada emisi. Energi. Limbah. Pemanfaatan sumber daya. Keanekaragaman hayati. Lahan pascatambang. Dan berbagai aspek lain yang harus dikelola.

Di sinilah seorang insinyur proses mulai melihat bahwa efisiensi industri dan keberlanjutan tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri.

Dari Lingkungan menuju Keselamatan Manusia

Tanggung jawab Suryadi kemudian kembali berkembang. Pada 2023 hingga awal 2025, ia dipercaya sebagai Senior Manager Safety, Health & Environment. Ada satu unsur yang semakin kuat dalam fase ini: manusia. Sebab sebaik apa pun target produksi, proses industri tidak dapat disebut berhasil jika keselamatan pekerjanya diabaikan. Produksi penting. Efisiensi penting. Kualitas penting. Tetapi manusia harus pulang dengan selamat.

Pengalaman di bidang Safety, Health & Environment membuat perjalanan seorang alumnus Teknik Kimia ini semakin lengkap. Ia tidak lagi hanya melihat hubungan: bahan baku → proses → produk. Tetapi juga: proses → manusia → lingkungan.

Menjaga Lingkungan sebagai Bagian dari Industri

Pengalaman profesional Suryadi juga bersinggungan dengan berbagai aspek keberlanjutan. Pengelolaan limbah B3. Life cycle assessment. Pemulihan lahan pascatambang. Manajemen energi. Keselamatan dan kesehatan kerja. Hingga biodiversitas.

Pada 2022, Suryadi tercatat menjadi anggota Komite Teknis 13-14 Biodiversity Badan Standardisasi Nasional serta terlibat dalam ISO/TC 331 Biodiversity.

Pengalaman tersebut menunjukkan perubahan penting dalam cara melihat industri. Keberhasilan tidak lagi hanya dihitung dari berapa banyak produk dihasilkan. Tetapi juga bagaimana produk itu dihasilkan. Berapa sumber daya digunakan. Bagaimana manusia dilindungi. Dan bagaimana dampak terhadap lingkungan dikelola.

Industri yang kuat bukan hanya industri yang mampu terus memproduksi. Industri yang kuat adalah industri yang mampu bertahan tanpa mengabaikan manusia dan lingkungan.

Kembali kepada Mutu

Februari 2025 menjadi babak berikutnya. Setelah melewati pengalaman panjang di produksi, quality mapping, PROPER, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, Suryadi memperoleh tanggung jawab baru.

Ia dipercaya menjadi: Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa.

Jika dilihat sekilas, ini seperti kembali kepada kualitas. Tetapi ia kembali dengan perspektif yang jauh lebih lengkap. Ia pernah berada dekat dengan bahan baku. Ia memahami produksi. Ia pernah terlibat dalam perencanaan operasi. Ia menangani persoalan lingkungan. Ia pernah bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Kemudian seluruh pengalaman tersebut bertemu dalam satu tanggung jawab: menjaga mutu.

Mutu Tidak Lahir di Laboratorium Saja

Inilah bagian penting dari perjalanan Suryadi. Quality control sering dibayangkan hanya sebagai pengujian di laboratorium. Padahal dalam industri, mutu jauh lebih luas. Laboratorium mengukur. Tetapi proseslah yang menghasilkan.

Karena itu, mutu harus dibangun sepanjang rantai produksi. Bahan baku harus tepat. Parameter proses harus terkendali. Peralatan harus bekerja. Operator harus memahami prosedur. Sistem harus konsisten. Dan produk harus memenuhi spesifikasi. Dengan pengalaman lintas fungsi, Suryadi membawa satu perspektif penting: mutu bukan pekerjaan di ujung proses. Mutu dibangun sejak proses dimulai.

Dari Proses menuju Kepercayaan

Pada akhirnya, mengapa kualitas harus dijaga? Karena di balik produk terdapat kepercayaan. Konsumen tidak selalu melihat bagaimana semen dibuat. Mereka tidak melihat kiln. Tidak melihat laboratorium. Tidak melihat ruang kontrol. Tidak melihat pengujian bahan baku. Tetapi mereka menggunakan produk tersebut untuk membangun. Rumah. Sekolah. Rumah sakit. Jalan. Jembatan. Dan berbagai infrastruktur lainnya.

Karena itu, menjaga kualitas pada akhirnya berarti ikut menjaga kepercayaan orang terhadap produk yang digunakan. Produk meninggalkan pabrik. Tanggung jawab terhadap mutunya tidak ikut berakhir di gerbang pabrik.

Teknik Kimia dan Cara Berpikir Proses

Perjalanan Suryadi memperlihatkan salah satu karakter pendidikan Teknik Kimia. Seorang sarjana Teknik Kimia tidak hanya dipersiapkan untuk memahami satu mesin atau satu jenis produk. Ia dilatih memahami hubungan antarproses. Input. Transformasi. Output. Energi. Material. Keselamatan. Efisiensi. Lingkungan. Dan kualitas. Semakin panjang perjalanan profesional Suryadi, semakin banyak elemen tersebut bertemu. Teknik Kimia memberinya bahasa untuk membaca proses. Industri memberinya realitas untuk menguji bahasa itu.

Dari Engineer menuju Senior Manager

Perjalanan profesional Suryadi dapat dibaca sebagai sebuah perkembangan tanggung jawab: Teknik Kimia UMI → Management Trainee → Utility & Engineering → Raw Material Control → Kiln Production → Operation Planning → Quality Mapping → PROPER & CDM → Safety, Health & Environment → Senior Manager of Quality Control.

Setiap fase memberikan perspektif berbeda. Produksi mengajarkan proses. Perencanaan mengajarkan antisipasi. Lingkungan mengajarkan keberlanjutan. SHE mengajarkan keselamatan manusia. Quality control menyatukan semuanya dalam konsistensi mutu.

Karena itu, perjalanan tersebut bukan hanya perpindahan jabatan. Ia merupakan proses memperluas cara pandang seorang engineer.

UMI dalam Perjalanan Suryadi Pasambangi

Teknik Kimia Universitas Muslim Indonesia menjadi salah satu fondasi awal perjalanan tersebut. Dari kampus, Suryadi memperoleh cara berpikir mengenai proses. Kemudian industri mengembangkan cara berpikir itu melalui pengalaman nyata. Tahun demi tahun. Tanggung jawab demi tanggung jawab. Dari pekerjaan yang sangat dekat dengan proses produksi hingga posisi manajemen senior. Kini alumnus Teknik Kimia UMI tersebut dipercaya sebagai Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa. Jabatan itu bukan berdiri sendiri. Di belakangnya ada perjalanan panjang memahami industri dari berbagai sisi.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Suryadi Pasambangi berangkat dari Teknik Kimia Universitas Muslim Indonesia. Ia memasuki PT Semen Tonasa melalui Management Trainee. Belajar tentang utility dan engineering. Bahan baku. Kiln. Perencanaan operasi. Quality mapping. Kemudian memperluas tanggung jawabnya menuju lingkungan. PROPER. Keselamatan. Kesehatan kerja. Hingga akhirnya kembali kepada mutu dengan tanggung jawab yang lebih besar.

Hari ini ia menjadi Senior Manager of Quality Control PT Semen Tonasa. Perjalanannya menunjukkan bahwa kualitas bukan hanya persoalan hasil akhir. Kualitas lahir dari keseluruhan sistem.

Dari bahan baku. Dari proses. Dari manusia. Dari keselamatan. Dari kepedulian terhadap lingkungan. Dan dari konsistensi menjaga standar.

Dulu mempelajari proses. Kemudian menjalankan proses. Kini dipercaya menjaga mutu dari proses itu. Sebab pada akhirnya: mutu bukan hanya angka hasil pengujian. Mutu adalah kepercayaan yang dibangun melalui proses yang dijaga setiap hari. Dari proses menuju mutu. Dari mutu menuju kepercayaan. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Erzurum Technical University
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Bank Syariah Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Lamappapoleonro
University Of Michigan - Ann Arbo
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
PT Zahir Internasional
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universiti Kebangsaan Malaysia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
AMDA International
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Rakyat Sulsel
Bank Syariah Nasional
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universitas Islam Sumatera Utara
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Hasanuddin
Bank Sulselbar
Politeknik Sorowako
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
National University of Singapore
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Mandiri
Tribun Timur
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Alliance Française de Makassar
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Perbanas Institute
STISIP Veteran Palopo
Detik.com
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Erzurum Technical University
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Bank Syariah Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Lamappapoleonro
University Of Michigan - Ann Arbo
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
PT Zahir Internasional
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universiti Kebangsaan Malaysia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
AMDA International
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Rakyat Sulsel
Bank Syariah Nasional
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universitas Islam Sumatera Utara
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Hasanuddin
Bank Sulselbar
Politeknik Sorowako
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
National University of Singapore
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Mandiri
Tribun Timur
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Alliance Française de Makassar
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Perbanas Institute
STISIP Veteran Palopo
Detik.com
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kota Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universitas Islam Bandung
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
ITBM Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Kabupaten Bombana
Bank Rakyat Indonesia
Bank Sulselbar Syariah
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Institut Leimena
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Andi Djemma
PT Marlip Indo Mandiri
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Mega Buana
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mega Syariah
Universiti Sains Islam Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Kementerian Hukum RI
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Muamalat
PT Jasa Raharja
Universiti Malaya
Universiti Malaysia Terengganu
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Sanjivani University
Griffith University
Marinduque State University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Balikpapan
Pemerintah Kota Ternate
PT Kogas Driyap Konsultan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Institut Teknologi Bandung
Politeknik Dewantara
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Alkhairaat Palu
Politeknik Cendana
Badan Riset dan Inovasi Nasional
PT Indosat Tbk
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Riau
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kota Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universitas Islam Bandung
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
ITBM Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Kabupaten Bombana
Bank Rakyat Indonesia
Bank Sulselbar Syariah
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Institut Leimena
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Andi Djemma
PT Marlip Indo Mandiri
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Mega Buana
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mega Syariah
Universiti Sains Islam Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Kementerian Hukum RI
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Muamalat
PT Jasa Raharja
Universiti Malaya
Universiti Malaysia Terengganu
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Sanjivani University
Griffith University
Marinduque State University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Balikpapan
Pemerintah Kota Ternate
PT Kogas Driyap Konsultan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Institut Teknologi Bandung
Politeknik Dewantara
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Alkhairaat Palu
Politeknik Cendana
Badan Riset dan Inovasi Nasional
PT Indosat Tbk
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Riau
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Ibnu Sina