Dari Kampus, Menjadi Dampak - Zulrahmat Muis: Dari Farmasi UMI, Membangun Klinik Engsar Medical dan Memimpin IAI Polewali Mandar
Berawal dari pendidikan Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan usaha apotek, apt. Zulrahmat Muis, S.Farm., M.Farm. mengembangkan Klinik Pratama Engsar Medical yang melayani masyarakat Polewali Mandar, termasuk peserta JKN. Pengabdiannya kemudian meluas ke pendidikan dan organisasi profesi hingga dipercaya menjadi Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Polewali Mandar.
MAKASSAR, umi.ac.id — Ada alumni yang membawa ilmu dari kampus ke ruang laboratorium. Ada pula yang membawanya langsung ke tengah masyarakat. apt. Zulrahmat Muis, S.Farm., M.Farm. memilih jalan kedua. Dari Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia, ia membangun perjalanan yang mempertemukan ilmu farmasi, kewirausahaan, pendidikan, organisasi profesi, dan pelayanan kesehatan.
Perjalanannya tidak langsung dimulai dari sebuah klinik. Ia memulainya dari apotek. Dari sana ia melihat bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada obat. Ada kebutuhan untuk berkonsultasi, ada pemeriksaan, ada pengobatan, ada pelayanan kesehatan yang harus semakin mudah dijangkau.
Apotek kemudian berkembang menjadi Klinik Pratama Engsar Medical. Dan sebuah usaha perlahan berubah menjadi ruang pelayanan kesehatan bagi masyarakat Polewali Mandar.
Dari Farmasi UMI menuju Profesi Apoteker
Zulrahmat mulai menempuh pendidikan di Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia pada 2005. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya sekitar tiga setengah tahun. Masa kuliah tidak hanya diisi dengan aktivitas akademik. Zulrahmat dipercaya menjadi ketua angkatan di kelas L dan kemudian mendapat amanah sebagai Sekretaris BEM Fakultas Farmasi UMI periode 2007–2008.
Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan organisasi, kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan bekerja bersama orang lain. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Zulrahmat melanjutkan Pendidikan Profesi Apoteker di Universitas Padjadjaran pada 2009–2010.
Perjalanan akademiknya kemudian membawanya kembali ke UMI. Pada 2022–2024, ia menempuh pendidikan pascasarjana dan menyelesaikannya dengan predikat cumlaude. UMI dengan demikian hadir dalam dua fase penting perjalanan akademiknya: tempat ia memperoleh fondasi pendidikan farmasi dan tempat ia kembali memperkuat kapasitas akademiknya pada jenjang pascasarjana.
Berawal dari Apotek
Setelah menyelesaikan pendidikan profesi apoteker, Zulrahmat mulai merintis usaha apotek pada 2011–2012. Langkah itu menjadi pintu awal menuju kewirausahaan kesehatan.
Namun perjalanan tersebut tidak berhenti pada pelayanan kefarmasian. Dari interaksi dengan masyarakat, kebutuhan yang lebih luas mulai terlihat. Masyarakat membutuhkan obat. Tetapi masyarakat juga membutuhkan akses terhadap pelayanan kesehatan. Dari sinilah usaha tersebut kemudian berkembang menjadi Klinik Pratama Engsar Medical.
Kadang sebuah usaha tumbuh bukan karena ingin menjadi lebih besar, tetapi karena kebutuhan masyarakat yang dilayaninya ikut membesar.
Membangun Klinik Pratama Engsar Medical
Sejak 2012, Klinik Pratama Engsar Medical terus berkembang sebagai salah satu ruang pelayanan kesehatan bagi masyarakat Polewali Mandar. Perjalanan tersebut memasuki fase penting pada 2014 ketika klinik bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kerja sama itu membuat layanan klinik dapat diakses pula oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Di balik istilah kerja sama kelembagaan tersebut terdapat dampak yang sangat konkret. Masyarakat datang ketika membutuhkan pelayanan. Peserta JKN dapat menggunakan hak pelayanan kesehatannya. Pasien memperoleh akses pengobatan lebih dekat. Dan sebuah usaha kesehatan lokal menjadi bagian dari ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat.
Di sinilah kewirausahaan berubah menjadi kewirausahaan yang berdampak.
Ketika Usaha Kesehatan Menjadi Akses Kesehatan
Membangun usaha tentu membutuhkan keberlanjutan ekonomi. Tetapi usaha di bidang kesehatan memiliki dimensi lain. Ada manusia yang membutuhkan pertolongan, ada keluarga yang membutuhkan akses, ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang dapat dijangkau.
Karena itu, pertumbuhan sebuah klinik tidak cukup hanya dibaca dari sisi bisnis. Pertanyaannya juga: berapa banyak orang yang semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan karena klinik tersebut hadir?
Bagi Zulrahmat, perjalanan dari apotek menuju klinik memperlihatkan bagaimana kompetensi farmasi dapat berkembang menjadi layanan yang lebih luas. Dari menjual obat menuju membangun akses kesehatan.
Pengakuan bagi Engsar Medical
Perjalanan Klinik Pratama Engsar Medical kemudian memperoleh pengakuan. Pada 2016, klinik tersebut meraih prestasi sebagai Klinik Pratama kategori Rujukan Spesialistik Tingkat Nasional di Jakarta.
Capaian tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Engsar Medical. Namun sebuah penghargaan memiliki makna lebih besar ketika pelayanan tetap berjalan setelah seremoni selesai. Kini, Engsar Medical telah memasuki lebih dari satu dekade pelayanan kepada masyarakat. Pasien datang dan pergi. Tenaga kesehatan bekerja. Sistem pelayanan berkembang. Regulasi berubah. Kebutuhan masyarakat ikut berubah. Dan klinik harus terus beradaptasi.
Penghargaan dapat diterima dalam satu hari. Kepercayaan masyarakat dibangun setiap hari.
Dari Pengusaha Kesehatan menuju Pendidik
Dunia usaha bukan satu-satunya ruang pengabdian Zulrahmat. Ia juga membawa pengetahuan farmasinya ke dunia pendidikan. Pada 2016–2019, ia pernah menjadi dosen Farmakologi di Akademi Kebidanan A. Makkasau Parepare. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Jurusan Farmasi SMKN 1 Polewali pada 2016–2025.
Peran tersebut mempertemukannya dengan generasi muda. Jika klinik melayani pasien hari ini, pendidikan mempersiapkan manusia yang akan melayani masyarakat pada masa depan.
Di ruang pendidikan, pengalaman profesional dapat kembali menjadi pengetahuan. Pengalaman membangun usaha, pengalaman pelayanan, pengalaman profesi, pengalaman menghadapi masyarakat. Semua dapat menjadi pembelajaran yang tidak selalu ditemukan di dalam buku.
Memimpin IAI Polewali Mandar
Ruang pengabdian Zulrahmat kemudian berkembang melalui organisasi profesi. Sejak 2023, ia dipercaya sebagai Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Polewali Mandar. Pada periode 2023–2026, ia juga menjadi bagian dari bidang kesejahteraan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.
Amanah tersebut memperluas tanggung jawabnya. Tidak lagi hanya mengenai dirinya sebagai apoteker. Ada profesi yang harus dikembangkan, rekan sejawat, kompetensi, etika, regulasi, kesejahteraan anggota. Dan pada akhirnya ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kefarmasian yang profesional.
Profesi menjadi kuat ketika orang-orang di dalamnya tumbuh bersama.
Tiga Ruang Pengabdian
Perjalanan Zulrahmat mempertemukan tiga ruang yang terlihat berbeda: kewirausahaan, pendidikan, organisasi profesi. Tetapi ketiganya sebenarnya saling berhubungan. Kewirausahaan membangun layanan. Pendidikan mempersiapkan manusia. Organisasi profesi menjaga dan mengembangkan profesionalisme.
Ketika ketiganya berjalan bersama, ilmu farmasi memperoleh ruang dampak yang jauh lebih luas. Tidak hanya berada di balik meja apotek. Tidak hanya berada di ruang kelas. Tidak hanya berada dalam organisasi. Tetapi hadir langsung di tengah masyarakat.
Farmasi sebagai Jalan Kewirausahaan Berdampak
Kisah Zulrahmat juga memperlihatkan bahwa lulusan farmasi memiliki ruang pengabdian yang luas. Menjadi apoteker adalah profesi. Tetapi kompetensi farmasi juga dapat berkembang menjadi kewirausahaan kesehatan.
Kewirausahaan tersebut menjadi semakin bermakna ketika tidak hanya menciptakan usaha, tetapi juga memperluas pelayanan. Inilah yang dapat disebut: "Kewirausahaan Kesehatan Berdampak."
Usaha tetap harus tumbuh. Tetapi pertumbuhannya berjalan bersama manfaat sosial. Klinik berkembang. Pelayanan bertambah. Masyarakat memperoleh akses. Tenaga kesehatan memperoleh ruang bekerja. Dan ekosistem kesehatan daerah ikut diperkuat.
Dari Apotek menuju Ekosistem Pelayanan
Perjalanan Zulrahmat dapat dibaca melalui rangkaian sederhana: Farmasi UMI → Profesi Apoteker → Apotek → Klinik Pratama Engsar Medical → JKN → Pelayanan Masyarakat → Pendidikan Farmasi → IAI Polewali Mandar → Penguatan Profesi.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa satu kompetensi dapat berkembang menjadi banyak bentuk pengabdian. Ilmu farmasi menjadi profesi. Profesi melahirkan usaha. Usaha berkembang menjadi pelayanan. Pengalaman kembali ke pendidikan. Dan profesi diperkuat melalui organisasi.
Ilmu tidak berhenti pada apa yang kita kuasai. Ilmu menjadi dampak ketika sesuatu tumbuh karena kita menggunakannya.
Polewali Mandar sebagai Ruang Pengabdian
Polewali Mandar menjadi ruang penting dalam perjalanan Zulrahmat. Di daerah inilah ia membangun layanan kesehatan. Di daerah ini pula ia terlibat dalam pendidikan. Dan di Polewali Mandar, ia dipercaya memimpin organisasi profesi apoteker.
Karena itu, kisah Zulrahmat bukan hanya cerita tentang seorang alumnus yang membangun usaha. Ini juga cerita tentang alumni yang membawa kompetensi kembali ke daerah dan mengembangkannya bersama masyarakat.
UMI menjadi salah satu tempat ilmu itu dibangun. Polewali Mandar menjadi tempat ilmu itu bekerja.
Dari Kampus, Menjadi Dampak
apt. Zulrahmat Muis, S.Farm., M.Farm. memulai salah satu fondasi perjalanan profesionalnya dari Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia. Dari UMI, ia melanjutkan pendidikan profesi sebagai apoteker. Kemudian merintis apotek. Mengembangkan Klinik Pratama Engsar Medical. Membuka akses pelayanan bagi masyarakat, termasuk peserta JKN. Membawa pengalaman profesional ke dunia pendidikan. Dan sejak 2023 dipercaya menjadi Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Cabang Polewali Mandar.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa kewirausahaan dan pengabdian tidak harus berjalan pada arah yang berbeda. Sebuah usaha dapat tumbuh. Pada saat yang sama, manfaatnya juga dapat tumbuh.
Dari apotek menjadi klinik. Dari usaha menjadi akses. Dari profesi menjadi pengabdian. Dari Farmasi UMI menuju Polewali Mandar. Dari ilmu menjadi layanan. Dan dari layanan menjadi manfaat yang dirasakan masyarakat. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)























































































































