Dari Makassar ke Miami! Muhammad Dzaky Firdaus, Mahasiswa Akuntansi FEB UMI, Juara Red Bull Wings Cup Indonesia 2026, Siap Wakili Merah Putih di Final Dunia
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) Makassar menaklukkan persaingan nasional EA SPORTS FC 27 dan meraih tiket menuju kompetisi dunia yang mempertemukan juara dari hampir 80 negara.
MAKASSAR, umi.ac.id — Kabar membanggakan datang dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Muhammad Dzaky Firdaus, mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI, berhasil mengharumkan nama almamater sekaligus Indonesia setelah meraih gelar juara nasional dalam ajang Red Bull Wings Cup Indonesia 2026, kompetisi esports sepak bola digital menggunakan EA SPORTS FC 27.
Prestasi tersebut mengantarkan Dzaky menjadi wakil Indonesia pada Red Bull Wings Cup World Final di Miami, Amerika Serikat, Januari 2027.
Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi gim. Dzaky telah melewati persaingan tingkat nasional dan memperoleh kesempatan menguji kemampuannya menghadapi para juara dari berbagai negara.
Babak National Final berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, di Plaza Festival, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Kompetisi tersebut mempertemukan delapan peserta terbaik yang berhasil lolos dari rangkaian kualifikasi nasional.
Menang di Partai Final, Taklukkan Wakil Universitas Trisakti
Perjalanan Dzaky menuju gelar juara mencapai puncaknya ketika ia berhadapan dengan Gerald Adelio, perwakilan Universitas Trisakti, dalam pertandingan final menggunakan format best of three.
Pertandingan berlangsung kompetitif. Dzaky mampu mengendalikan tempo permainan dan akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 2–0. Hasil tersebut mengukuhkan Muhammad Dzaky Firdaus sebagai juara nasional Red Bull Wings Cup Indonesia 2026 sekaligus pemegang tiket Indonesia menuju babak final dunia.
Menariknya, Dzaky bukan mahasiswa dari program studi yang secara khusus mempelajari teknologi gim atau pengembangan perangkat lunak. Ia merupakan mahasiswa Akuntansi FEB UMI, bidang ilmu yang identik dengan pengelolaan keuangan, analisis, ketelitian, dan pengambilan keputusan.
Prestasi ini memperlihatkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan potensi dan meraih pencapaian di luar disiplin ilmu yang sedang ditempuhnya. Bakat tidak harus selalu sama dengan jurusan kuliah. Yang terpenting adalah kesungguhan mengembangkan kemampuan dan keberanian menguji diri dalam persaingan.
Kemenangan Dzaky juga menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa tidak hanya lahir dari ruang kelas, laboratorium, atau kompetisi akademik konvensional. Perkembangan teknologi telah membuka arena baru bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, mengambil keputusan secara cepat, mengelola tekanan, dan berkompetisi secara sportif.
Dari Mahasiswa Akuntansi FEB UMI Menuju Panggung Dunia
Red Bull Wings Cup merupakan kompetisi internasional yang diselenggarakan melalui kolaborasi Red Bull, EA SPORTS, dan PlayStation Tournaments. Kompetisi ini menghadirkan jalur kualifikasi bagi para pemain gim sepak bola digital, termasuk mahasiswa, untuk melangkah dari kompetisi lokal menuju kejuaraan nasional dan internasional.
Di Indonesia, penyelenggaraan tahun 2026 berfokus pada kompetisi mahasiswa. Para peserta menjalani rangkaian seleksi sebelum delapan pemain terbaik melaju ke National Final.
Pada tingkat dunia, Red Bull Wings Cup dirancang untuk mempertemukan juara nasional dari hampir 80 negara dalam satu kompetisi global. Selain pertandingan digital, penyelenggara juga merencanakan tantangan sepak bola secara langsung yang menghubungkan dunia esports dengan olahraga fisik.
Bagi UMI, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, keberhasilan Dzaky menghadirkan kebanggaan tersendiri. Seorang mahasiswa Akuntansi dari perguruan tinggi yang berpusat di Makassar kini memperoleh kesempatan membawa nama Indonesia dalam kompetisi internasional di Amerika Serikat.
Dari ruang kuliah Akuntansi FEB UMI menuju panggung dunia di Miami, perjalanan Dzaky menjadi bukti bahwa mahasiswa dari Indonesia Timur memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara global.
Prestasi Generasi Digital, Kebanggaan Kampus Ilmu dan Ibadah
Keberhasilan Dzaky juga memperlihatkan semakin luasnya ruang aktualisasi mahasiswa di tengah perkembangan teknologi digital.
Esports kompetitif menuntut keterampilan yang melampaui kemampuan memainkan gim. Pada tingkat persaingan tinggi, peserta harus mampu membaca strategi lawan, beradaptasi terhadap perubahan situasi, menjaga konsentrasi, serta mengambil keputusan dalam waktu terbatas. Kompetensi tersebut memiliki keterkaitan dengan berbagai keterampilan yang dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi perkembangan industri digital.
Bagi mahasiswa Akuntansi, kemampuan analitis, ketelitian, pengelolaan risiko, dan pengambilan keputusan juga merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Meski berada dalam konteks berbeda, kemampuan berpikir strategis yang diasah melalui kompetisi esports dapat menjadi pengalaman pengembangan diri yang bernilai.
Bagi Universitas Muslim Indonesia, prestasi ini sejalan dengan semangat pengembangan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga penguatan karakter, kreativitas, daya saing, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, UMI menempatkan pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan kebermanfaatan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Keberhasilan Dzaky menjadi salah satu contoh bahwa potensi mahasiswa dapat berkembang melalui berbagai bidang yang relevan dengan masa depan, termasuk olahraga elektronik dan ekosistem ekonomi digital. Prestasi tersebut sekaligus memberikan pesan kepada mahasiswa Indonesia bahwa memilih suatu program studi tidak berarti membatasi ruang untuk berprestasi pada bidang lainnya.
Miami 2027, Tantangan Berikutnya
Setelah memastikan gelar juara nasional, Dzaky kini menghadapi tantangan yang lebih besar.
Red Bull Wings Cup World Final direncanakan berlangsung di Miami, Amerika Serikat, pada Januari 2027. Informasi penyelenggara menyebutkan bahwa peserta dari berbagai negara akan berkompetisi menggunakan EA SPORTS FC 27, dengan format pertandingan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kompetitif yang setara.
Pada ajang tersebut, Dzaky tidak lagi hanya membawa identitas sebagai mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB UMI. Ia akan hadir sebagai wakil Indonesia yang bersaing dengan para juara nasional dari berbagai belahan dunia. Keikutsertaan Dzaky menjadi momentum penting untuk memperlihatkan potensi talenta muda Indonesia dalam kompetisi esports internasional.
Perjalanan menuju Miami tentu membutuhkan persiapan yang matang, baik dari aspek kemampuan teknis, strategi pertandingan, kesiapan mental, maupun kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kompetisi internasional.
Kini, harapan tertuju pada langkah berikutnya: agar Muhammad Dzaky Firdaus mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa kebanggaan bagi Indonesia serta Universitas Muslim Indonesia.
Dari Makassar, mahasiswa Akuntansi FEB UMI ini telah membuktikan kemampuannya di tingkat nasional. Di Miami nanti, Dzaky akan membawa nama Indonesia ke panggung dunia.























































































































