Peminat UMI Capai 16.530, Sebanyak 5.278 Resmi Jadi Mahasiswa Baru Semester Awal 2026/2027, Target 7.000 Maba dalam Setahun
MAKASSAR, umi.ac.id — Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat memilih berbagai program studi di UMI. Dari jumlah tersebut, 5.278 orang telah dinyatakan lolos seleksi dan resmi menjadi mahasiswa baru UMI Angkatan 2026.
Angka 5.278 tersebut belum merupakan keseluruhan penerimaan mahasiswa baru UMI untuk Tahun Akademik 2026/2027. UMI masih membuka siklus penerimaan pada semester berikutnya untuk sejumlah jenjang, program studi, program profesi, dan jalur pendidikan lainnya.
Setiap tahun, pada penerimaan semester genap, UMI rata-rata kembali menerima sekitar 1.300 hingga 1.500 mahasiswa baru. Mereka antara lain berasal dari berbagai program studi magister (S2), doktor (S3), Program Profesi Insinyur, Profesi Apoteker, Profesi Ners, Profesi Akuntansi, program pendidikan dokter spesialis, Profesi Dokter, Profesi Dokter Gigi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta Pendidikan Profesi Guru Agama (PPA) dan program lain sesuai periode penerimaannya.
Dengan pola penerimaan tersebut, UMI menargetkan jumlah mahasiswa baru secara keseluruhan pada Tahun Akademik 2026/2027 dapat mencapai sekitar 7.000 mahasiswa.
Artinya, angka 5.278 mahasiswa baru yang tercatat saat ini harus dibaca sebagai bagian dari satu siklus penerimaan tahunan yang masih berjalan.
Rektor: Kepercayaan Masyarakat adalah Amanah
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Angkatan 2026. Menurutnya, besarnya jumlah peminat merupakan kepercayaan yang harus dijawab UMI melalui peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan.
“Sebanyak 16.530 peminat yang memilih berbagai program studi di UMI merupakan kepercayaan yang besar. Pada semester awal ini, 5.278 mahasiswa baru telah resmi bergabung. Insya Allah, dengan penerimaan berbagai program pada semester berikutnya, kita optimistis target sekitar 7.000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dapat tercapai,” ujar Prof. Hambali.
Menurutnya, angka penerimaan mahasiswa bukan semata persoalan kuantitas. Setiap mahasiswa yang memilih UMI membawa harapan keluarga dan masa depan yang harus dijaga melalui proses pendidikan yang berkualitas.
“Bagi UMI, mahasiswa baru bukan sekadar angka penerimaan. Setiap mahasiswa adalah amanah pendidikan dan amanah masa depan yang harus kami jaga.”
Karena itu, kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan peningkatan mutu akademik, pelayanan, fasilitas, inovasi pembelajaran, penguatan karakter, serta transformasi digital universitas. UMI juga terus memperkuat transformasi menuju Smart Islamic AI-Driven University melalui UMI Connection, dengan pengembangan ekosistem digital yang semakin terintegrasi untuk mendukung proses akademik, pelayanan, tata kelola, dan pengambilan keputusan berbasis data.
“UMI adalah Kampus Ilmu dan Ibadah. Karena itu, kompetensi akademik dan profesional harus berjalan bersama integritas, nilai keislaman, akhlakul karimah, kemampuan beradaptasi terhadap teknologi, serta kepedulian kepada masyarakat,” tambah Rektor.
5.278 Mahasiswa Baru Semester Awal
Mahasiswa baru semester awal Tahun Akademik 2026/2027 tersebar pada berbagai fakultas dan program pendidikan di lingkungan UMI.
Berdasarkan rekapitulasi, Fakultas Teknologi Industri (FTI) mencatat mahasiswa baru terbanyak dengan 832 mahasiswa, disusul Fakultas Hukum 746 mahasiswa dan Fakultas Kesehatan Masyarakat 680 mahasiswa.
Selanjutnya, Fakultas Farmasi menerima 571 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 463 mahasiswa, Fakultas Teknik 400 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran 371 mahasiswa.
Fakultas Ilmu Komputer menerima 294 mahasiswa, Fakultas Agama Islam 245 mahasiswa, Fakultas Kedokteran Gigi 242 mahasiswa, Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan 232 mahasiswa, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 120 mahasiswa, serta Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang 82 mahasiswa.
Komposisi tersebut sekaligus memperlihatkan luasnya pilihan bidang keilmuan yang tersedia di UMI, mulai dari teknologi, hukum, ekonomi, kesehatan dan kedokteran hingga agama, sosial-humaniora, pertanian, kelautan, dan lingkungan.
Penerimaan Belum Berakhir, Semester Genap Menjadi Bagian Siklus Tahunan
UMI memiliki karakter penerimaan mahasiswa yang tidak seluruhnya terkonsentrasi pada semester awal. Pada semester genap, penerimaan mahasiswa baru tetap berlangsung, terutama pada berbagai program magister dan doktor di Pascasarjana, program profesi, pendidikan dokter spesialis, RPL, serta program pendidikan lanjutan lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, penerimaan pada periode tersebut rata-rata berada pada kisaran 1.300–1.500 mahasiswa baru.
Jika pola tersebut kembali tercapai pada Tahun Akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa baru UMI secara keseluruhan diharapkan mendekati bahkan mencapai target sekitar 7.000 mahasiswa. Karena itu, angka penerimaan mahasiswa baru UMI perlu dilihat dalam satu tahun akademik secara utuh, bukan hanya berdasarkan satu periode penerimaan. Semester awal membangun fondasi penerimaan. Semester berikutnya melengkapi satu siklus mahasiswa baru UMI dalam satu tahun akademik.
Bukan Hanya Bertambah, tetapi Harus Bertumbuh
Masuknya ribuan mahasiswa baru sekaligus menambah tanggung jawab universitas untuk memastikan kualitas proses pendidikan tetap terjaga. UMI terus mengarahkan proses pendidikan melalui Catur Dharma UMI, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar, tetapi tumbuh menjadi generasi profesional yang memiliki kompetensi, integritas, karakter, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial, serta kesadaran untuk memberi manfaat kepada masyarakat.
“Kita tidak hanya ingin mahasiswa bertambah. Kita ingin setiap mahasiswa yang masuk ke UMI bertumbuh dalam ilmu, karakter, kompetensi, dan kebermanfaatan,” ujar Rektor.
Memulai Perjalanan sebagai Keluarga Besar UMI
Sebagai bagian dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru, UMI juga melaksanakan Pekan Pesantren Mahasiswa Baru 2026 di Pesantren Unggulan Mahasiswa UMI Darul Mukhlisin Padanglampe, Kabupaten Pangkep. Pesantren mahasiswa merupakan salah satu karakter pendidikan UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah. Mahasiswa mendapatkan pembekalan keislaman, karakter, kedisiplinan, kebersamaan, serta pengenalan terhadap nilai dan budaya akademik UMI. Rangkaian tersebut menjadi salah satu pintu awal mahasiswa mengenal bahwa pendidikan di UMI tidak hanya berlangsung di ruang kuliah. Mahasiswa memasuki sebuah ekosistem pendidikan yang menghubungkan ilmu, profesionalitas, karakter, teknologi, ibadah, dan pengabdian.
Rektor UMI berharap seluruh mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Selamat bergabung di Universitas Muslim Indonesia. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bangun prestasi, kuasai teknologi, jaga akhlak dan nama baik almamater. Jangan hanya bercita-cita menjadi sarjana. Jadilah manusia yang kehadirannya memberi manfaat dan dampak bagi masyarakat.”
Dengan 16.530 peminat, 5.278 mahasiswa baru pada semester awal, serta penerimaan semester berikutnya yang secara historis berada pada kisaran 1.300–1.500 mahasiswa, UMI optimistis menjalani proses menuju target sekitar 7.000 mahasiswa baru sepanjang Tahun Akademik 2026/2027.
Bagi UMI, pertumbuhan tersebut bukan sekadar tentang semakin banyak mahasiswa yang datang ke kampus.
Semakin besar kepercayaan masyarakat, semakin besar pula amanah UMI untuk menjaga mutu pendidikan. (Humas UMI)























































































































