Riset Terbit di Geothermics, High Impact Journal Bidang Geothermal Energy, Emi: Semoga Makin Menguatkan UMI sebagai Kampus Berdampak
MAKASSAR, umi.ac.id — Ada satu hal penting di balik publikasi penelitian dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI), Emi Prasetyawati Umar, tentang prospek panas bumi Sulawesi Selatan. Penelitian mahasiswa prodi S3-Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM ini diterbitkan di Geothermics, jurnal internasional yang secara khusus bergerak di bidang geothermal energy.
Geothermics dikenal sebagai high impact journal dengan Impact Factor 4,6, H-Index 110, dan SJR 1,102, serta berada pada kuartil Q1. Posisi tersebut menempatkan Geothermics sebagai salah satu jurnal terkemuka dalam bidang geothermal energy, yang menjadi salah satu rujukan penting bagi komunitas peneliti panas bumi di berbagai negara. Dengan fokus khusus pada geothermal, jurnal ini menjadi ruang komunikasi ilmiah bagi penelitian mengenai berbagai aspek energi panas bumi, termasuk sumber daya, eksplorasi, pengembangan, teknologi, dan pemanfaatannya.
Di jurnal tersebut, Emi bersama tim mempublikasikan penelitian berjudul: "The delineation of low- to medium-temperature geothermal prospectivity zones in South Sulawesi, Indonesia, using GIS-based Analytical Hierarchy Process (AHP)".
Artikel tersebut tercatat dalam Geothermics Volume 143 (2027), Article 103864. Publikasi ini menjadi penting bagi UMI karena hasil penelitian mengenai panas bumi Sulawesi Selatan tidak hanya berhenti pada lingkungan akademik tempat penelitian dikembangkan. Hasilnya masuk ke jurnal yang memiliki spesialisasi dan komunitas pembaca yang memang berkaitan langsung dengan bidang geothermal.
Dengan demikian, publikasi tersebut membuka ruang bagi hasil kajian dari Sulawesi Selatan untuk hadir dalam percakapan akademik yang lebih luas dan berdampak secara global di bidang panas bumi. Emi berharap, hasil penelitiannya ini tidak hanya bermanfaat bagi dirinya secara pribadi maupun sebagai dosen FTI UMI. Akan tetapi, juga makin menguatkan posisi UMI sebagai kampus berdampak. Dengan demikian, penelitiannya kelak juga bisa bermanfaat bagi masyarakat.
"Semoga penelitian ini juga dapat menjadi peluang terbukanya kolaborasi penelitian bersama para pihak di masa mendatang," ujar Emi dikutip dari fanpage facebook pribadinya.
(Humas UMI)























































































































