Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Thursday, 24 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Ir. Ery Astuti Husainy: Alumni Teknik Industri dan Profesi Insinyur UMI, Kini Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konawe Utara

Anisa Safitri 93 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Ir. Ery Astuti Husainy: Alumni Teknik Industri dan Profesi Insinyur UMI, Kini Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konawe Utara

Dari Teknik Manajemen Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI), Ir. Ery Astuti Husainy, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng. membangun karier panjang di pemerintahan Kabupaten Konawe Utara. Dari perencanaan pembangunan, perdagangan, administrasi pemerintahan, hingga kembali ke sektor perindustrian dan perdagangan, ia kini dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara.

MAKASSAR, umi.ac.id — Tidak semua insinyur bekerja di pabrik. Ada pula yang membawa cara berpikir sistem, proses, efisiensi, dan pengelolaan sumber daya ke dalam pemerintahan. Itulah jalan yang ditempuh Ir. Ery Astuti Husainy, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng.

Ia menyelesaikan pendidikan Teknik Manajemen Industri FTI UMI pada 2005. Dari kampus, Ery kemudian memasuki dunia yang berbeda dari industri manufaktur: birokrasi pemerintahan. Di ruang inilah ilmu tentang organisasi, manusia, proses, dan manajemen memperoleh bentuk pengabdian yang baru. Kini, setelah menapaki berbagai tanggung jawab di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, ia dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara.

Dari Teknik Manajemen Industri menuju Pemerintahan

Teknik Manajemen Industri mengajarkan bagaimana sebuah sistem dirancang agar dapat bekerja secara efektif. Ada manusia, ada sumber daya, ada proses, ada target, ada koordinasi, dan ada hasil yang harus dicapai. Ketika Ery memasuki pemerintahan, objek yang dikelola memang berubah. Bukan lini produksi, bukan mesin, bukan sistem manufaktur. Yang dihadapi adalah organisasi pemerintahan beserta perencanaan, administrasi, sumber daya manusia, pelayanan, program, dan kebijakan di dalamnya. Namun logika dasarnya tetap memiliki hubungan: bagaimana membuat sebuah sistem bekerja dengan lebih baik.

Memulai dari Perencanaan Pembangunan

Karier Ery sebagai aparatur sipil negara dimulai ketika ia menjadi CPNS golongan III/b pada 2009. Pada 2011, ia dipercaya sebagai Pelaksana Jabatan Kepala Subbidang Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Konawe Utara. Bappeda mempertemukannya dengan salah satu jantung pemerintahan daerah: perencanaan pembangunan. Di sini, keputusan tidak cukup hanya menjawab apa yang ingin dikerjakan. Pemerintah harus membaca kebutuhan masyarakat, menentukan prioritas, menyusun program, mengalokasikan sumber daya, serta memastikan rencana dapat diterjemahkan menjadi kegiatan. Pengalaman tersebut menjadi fondasi awal Ery memahami pemerintahan sebagai sebuah sistem.

Memasuki Sektor Perdagangan

Pada 2014, perjalanan profesionalnya bergerak ke sektor perdagangan. Ery dipercaya sebagai Kepala Seksi Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara. Tanggung jawabnya kemudian berkembang ketika ia menjadi Pelaksana Jabatan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop dan UMKM Konawe Utara, sebelum selanjutnya dipercaya sebagai Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konawe Utara. Perpindahan dari perencanaan pembangunan menuju perdagangan memperluas perspektifnya. Ia tidak lagi hanya berhadapan dengan bagaimana pembangunan direncanakan. Ia semakin dekat dengan bagaimana pemerintah mengelola sektor yang bersentuhan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dari Perdagangan menuju Administrasi Pemerintahan

Pada 2021, Ery memasuki ruang tanggung jawab yang berbeda ketika dipercaya sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara. Posisi ini membawanya lebih dekat pada mesin administrasi pemerintahan. Jika pengalaman di Bappeda memberinya perspektif perencanaan dan Dinas Perindag mempertemukannya dengan sektor perdagangan, Sekretariat Daerah memperluas pengalamannya dalam pengelolaan organisasi pemerintahan.

Administrasi yang terlihat sederhana dari luar sesungguhnya menentukan banyak hal. Dokumen harus bergerak. Sumber daya harus tersedia. Koordinasi harus berjalan. Pelayanan internal harus berfungsi. Dan keputusan pimpinan harus memperoleh dukungan administrasi yang memadai. Pemerintahan yang baik bukan hanya ditentukan oleh kebijakan besar. Ia juga ditentukan oleh proses sehari-hari yang bekerja dengan tertib.

Kini Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konawe Utara

Pada Februari 2025, perjalanan tersebut membawanya kembali ke sektor yang telah lama dikenalnya. Ery dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara. Ia kembali ke dunia perindustrian dan perdagangan dengan bekal yang lebih lengkap: pengalaman perencanaan pembangunan, pengalaman teknis di bidang perdagangan, pengalaman memimpin bidang, pengalaman administrasi pemerintahan di Sekretariat Daerah, dan penguatan akademik serta profesional yang terus dibangun sepanjang perjalanan kariernya. Posisi Sekretaris Dinas kemudian menjadi titik pertemuan berbagai pengalaman tersebut.

Belajar Sesuai Kebutuhan Tanggung Jawab

Satu hal yang menonjol dari perjalanan Ery adalah pendidikan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pekerjaan. Setelah menyelesaikan Teknik Manajemen Industri UMI pada 2005, ia melanjutkan pendidikan Magister Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Hasanuddin dan menyelesaikannya pada 2008. Ketika kariernya semakin berkembang, ia kembali ke UMI. Pada 2017, Ery menyelesaikan Program Profesi Insinyur FTI UMI. Setahun kemudian, ia memperoleh sertifikasi Insinyur Profesional Madya (IPM) dari Persatuan Insinyur Indonesia dan ASEAN Engineer.

Rangkaian tersebut membentuk kombinasi yang menarik: Teknik Manajemen Industri → Manajemen SDM → Pengalaman Birokrasi → Profesi Insinyur → Kompetensi Profesional. Ia tidak sekadar menambah gelar. Setiap fase pendidikan memperluas perspektif yang dapat digunakan dalam pekerjaannya.

Belajar dari Berbagai Model Pembangunan

Pengembangan kompetensinya juga berlangsung melalui berbagai pendidikan dan pelatihan pemerintahan. Ery pernah mengikuti program peningkatan pelayanan dasar melalui pengembangan kapasitas di Sulawesi yang melibatkan Canadian International Development Agency (CIDA) dan Kementerian Dalam Negeri. Ia juga mengikuti penguatan kapasitas manajemen perencanaan berbasis komunitas dan mekanisme kolaborasi bersama Kementerian Dalam Negeri dan JICA.

Pengalaman pembelajarannya mencakup pula perencanaan dan penganggaran yang berpihak kepada masyarakat miskin, perencanaan pembangunan daerah dan RPJMD, hingga pengadaan barang dan jasa pemerintah. Rangkaian tersebut memperlihatkan karakter seorang birokrat yang terus memperbarui kapasitas mengikuti perubahan tanggung jawab.

Dari Mengelola Proses menuju Mengelola Institusi

Perjalanan Ery memperlihatkan evolusi yang menarik dari ilmu Teknik Manajemen Industri. Di industri, seorang engineer dapat memperbaiki proses agar produksi berjalan lebih efektif. Dalam pemerintahan, prinsip tersebut memperoleh bentuk berbeda. Yang diperbaiki dapat berupa alur administrasi. Yang dikelola dapat berupa organisasi. Yang direncanakan dapat berupa program pembangunan. Yang dioptimalkan dapat berupa sumber daya pemerintah. Dan hasil akhirnya bukan produk yang keluar dari sebuah lini produksi, melainkan pelayanan dan fungsi pemerintahan yang harus bekerja untuk masyarakat.

Dari perjalanan ini lahir diksi utama #074: "Rekayasa Birokrasi — Engineering the Government Process." Bukan dalam arti memperlakukan pemerintahan seperti mesin. Tetapi membawa disiplin seorang engineer ke dalam birokrasi: membaca sistem, memahami proses, menemukan masalah, mengelola sumber daya, memperbaiki koordinasi, dan memastikan pekerjaan menghasilkan manfaat.

Pangkat adalah Jejak, Kapasitas adalah Fondasi

Perjalanan kepangkatan Ery dimulai dari CPNS III/b pada 2009 hingga mencapai Pembina Tingkat I/IV.b pada 2023. Namun perjalanan seorang ASN tidak cukup dibaca dari perubahan golongan. Yang lebih penting adalah bagaimana kapasitas berkembang bersamaan dengan tanggung jawab.

Dari Bappeda. Ke perdagangan. Ke Sekretariat Daerah. Kemudian kembali ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai Sekretaris Dinas. Setiap perpindahan memberinya sudut pandang baru mengenai bagaimana pemerintah daerah bekerja. Jabatan menunjukkan di mana seseorang ditempatkan. Kapasitas menentukan apa yang dapat ia lakukan dari tempat itu.

Insinyur Tidak Harus Berada di Balik Mesin

Perjalanan Ery juga membawa pesan yang relevan bagi mahasiswa teknik. Pendidikan keteknikan tidak mengunci seseorang pada satu jenis profesi. Yang paling penting dari pendidikan teknik bukan hanya kemampuan menggunakan perangkat tertentu. Ada sesuatu yang lebih mendasar: cara berpikir. Bagaimana persoalan dipecah. Bagaimana data dibaca. Bagaimana proses dipahami. Bagaimana sumber daya diatur. Bagaimana alternatif dibandingkan. Dan bagaimana keputusan dibuat. Kemampuan semacam itu dapat digunakan di pabrik, di perusahaan, di proyek, dan juga di pemerintahan.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Ir. Ery Astuti Husainy, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng. merupakan alumnus Teknik Manajemen Industri FTI Universitas Muslim Indonesia yang menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2005 dan kembali ke FTI UMI untuk menyelesaikan Program Profesi Insinyur pada 2017.

Kariernya di Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bergerak dari perencanaan pembangunan, perdagangan, administrasi pemerintahan, hingga kini dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara.

Perjalanannya menunjukkan bentuk lain dari dampak seorang alumni teknik. Ia tidak membangun pabrik. Ia ikut membangun proses di dalam pemerintahan. Tidak mengendalikan lini produksi. Tetapi ikut memastikan organisasi, sumber daya, administrasi, dan pelayanan dapat bergerak dalam satu sistem.

Dari Teknik Manajemen Industri menuju manajemen pemerintahan. Dari mengelola proses menuju ikut menguatkan institusi. Itulah perjalanan Ery Astuti Husainy. Rekayasa Birokrasi — Engineering the Government Process. DARI KAMPUS, MENJADI DAMPAK. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Ruijie Networks Co., Ltd.
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Alliance Française de Makassar
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
PT Nas Media Indonesia
Junior Chamber International Indonesia
Bank Syariah Nasional
Universitas Muhammadiyah Parepare
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
STISIP Veteran Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Griffith University
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Kurnia Jaya Persada
Istanbul Sabahattin Zaim University
Tribun Timur
National University of Singapore
Universitas Hasanuddin
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Politeknik Palopo
Kementerian Hukum RI
Bank Mega Syariah
Bank Negara Indonesia
Universitas Lamappapoleonro
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universiti Malaysia Terengganu
Universitas Islam Bandung
PT Zahir Internasional
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Balikpapan
Universitas Islam Al-Azhar
Marinduque State University
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Islam Riau
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Rakyat Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Bank Sulselbar
PT Jasa Raharja
Universitas Mega Buana
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Sulselbar Syariah
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Ruijie Networks Co., Ltd.
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Alliance Française de Makassar
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
PT Nas Media Indonesia
Junior Chamber International Indonesia
Bank Syariah Nasional
Universitas Muhammadiyah Parepare
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
STISIP Veteran Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Griffith University
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Kurnia Jaya Persada
Istanbul Sabahattin Zaim University
Tribun Timur
National University of Singapore
Universitas Hasanuddin
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Politeknik Palopo
Kementerian Hukum RI
Bank Mega Syariah
Bank Negara Indonesia
Universitas Lamappapoleonro
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universiti Malaysia Terengganu
Universitas Islam Bandung
PT Zahir Internasional
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Balikpapan
Universitas Islam Al-Azhar
Marinduque State University
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Islam Riau
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Rakyat Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Bank Sulselbar
PT Jasa Raharja
Universitas Mega Buana
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Sulselbar Syariah
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Teknologi Bandung
Detik.com
Rakyat Sulsel
ITBM Malaysia
Universitas Ibnu Sina
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Alkhairaat Palu
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
AMDA International
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Perbanas Institute
Erzurum Technical University
Bank Mandiri
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Cendana
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Gowa
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank CIMB Niaga Syariah
Politeknik Sorowako
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Bank Muamalat
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Indosat Tbk
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Syariah Indonesia
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kota Ternate
Online Scholarship Competition (OSC)
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Hiroshima University
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Pemerintah Kota Makassar
Universiti Sains Islam Malaysia
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Islam Sumatera Utara
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Andi Djemma
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Bombana
Detik.com
Rakyat Sulsel
ITBM Malaysia
Universitas Ibnu Sina
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Alkhairaat Palu
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
AMDA International
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Perbanas Institute
Erzurum Technical University
Bank Mandiri
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Cendana
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Gowa
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank CIMB Niaga Syariah
Politeknik Sorowako
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Bank Muamalat
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Indosat Tbk
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Syariah Indonesia
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kota Ternate
Online Scholarship Competition (OSC)
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Hiroshima University
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Pemerintah Kota Makassar
Universiti Sains Islam Malaysia
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Islam Sumatera Utara
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Andi Djemma
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Bombana