Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Thursday, 24 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - La Ode Muhammad Taufiq Ramadhan: Alumni Farmasi UMI, Kini Kapten TNI AU dan Apoteker di Lembaga Farmasi TNI AU

Anisa Safitri 41 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - La Ode Muhammad Taufiq Ramadhan: Alumni Farmasi UMI, Kini Kapten TNI AU dan Apoteker di Lembaga Farmasi TNI AU

Dari Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), La Ode Muhammad Taufiq Ramadhan, S.Farm., Apt. membawa profesi apoteker ke jalur pengabdian yang tidak biasa. Ia memilih menjadi perwira TNI Angkatan Udara, menjalani pelayanan kefarmasian di rumah sakit, terlibat dalam penugasan kemanusiaan, memasuki industri farmasi pertahanan, hingga menjadi preseptor mahasiswa profesi apoteker. Kini, berpangkat Kapten, ia bertugas di Lembaga Farmasi TNI AU.

MAKASSAR, umi.ac.id — Obat yang sama dapat berada di banyak tempat. Di apotek. Di rumah sakit. Di lokasi bencana. Di fasilitas militer. Hingga di industri farmasi. Yang berubah adalah tempatnya. Tanggung jawab seorang apoteker tetap sama: memastikan obat dan pelayanan kefarmasian dikelola secara profesional.

Di jalur itulah La Ode Muhammad Taufiq Ramadhan, S.Farm., Apt., alumnus Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia, membangun pengabdiannya. Ia memulai dari Farmasi UMI, menjadi apoteker, lalu memilih mengenakan seragam TNI Angkatan Udara tanpa meninggalkan profesi yang telah dipelajarinya.

Dari Farmasi UMI Menjadi Apoteker

Taufiq masuk Fakultas Farmasi UMI pada 2009 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Farmasi pada 2014. Setahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan profesi apoteker di Universitas Hasanuddin. Pada titik tersebut, jalur profesinya sebenarnya sudah terbentuk. Ia adalah seorang apoteker.

Namun pada 2017, sebuah pilihan memperluas ruang pengabdiannya. Taufiq mengikuti seleksi Perwira Prajurit Karier TNI dari jalur tenaga kesehatan. Ia diterima. Dunia yang sebelumnya dipenuhi ilmu obat, pelayanan kefarmasian, dan tanggung jawab profesi kemudian bertemu dengan disiplin, pendidikan, dan pengabdian militer.

Apoteker yang Memilih Seragam

Menjadi perwira TNI AU tidak membuat Taufiq meninggalkan farmasi. Justru ilmu itulah yang dibawanya masuk ke lingkungan militer. Setelah mengikuti pendidikan militer, pendidikan kecabangan kesehatan, dan pendidikan khusus apoteker, pada 2018 ia mulai menjalankan tugas sebagai perwira pada Unit Apotek Jangkes RSAU dr. Dody Sardjoto Lanud Hasanuddin.

Di sana, seragamnya berubah. Profesinya tidak. Ia tetap bekerja dengan dasar keilmuan seorang apoteker dalam pelayanan kefarmasian. Perjalanan Taufiq memperlihatkan bahwa sebuah profesi tidak selalu menentukan satu tempat kerja. Kompetensi dapat tetap sama, sementara medan pengabdiannya berubah.

Ketika Farmasi Hadir di Situasi Bencana

Pengabdiannya kemudian keluar dari ruang pelayanan rutin. Taufiq terlibat dalam Satgas Bencana Alam Tsunami di Sulawesi. Dalam situasi bencana, pelayanan kesehatan menghadapi kondisi yang berbeda. Kebutuhan datang cepat. Sumber daya harus dikelola. Koordinasi menjadi penting. Dan masyarakat yang terdampak membutuhkan pelayanan dalam keadaan yang jauh dari normal.

Pada titik ini, farmasi bukan hanya berbicara tentang obat. Ia menjadi bagian dari respons kemanusiaan. Atas pengabdian sosial tersebut, Taufiq menerima Satya Lencana Bhakti Sosial berdasarkan Keppres Nomor 35/TK/2021. Pengalaman itu memperlihatkan dimensi lain dari profesinya. Ia adalah prajurit. Ia adalah apoteker. Namun ketika bencana terjadi, kedua identitas tersebut bertemu dalam satu tujuan: membantu manusia.

Dari Rumah Sakit menuju Industri Farmasi Pertahanan

Pada 2023, perjalanan Taufiq memasuki fase baru. Setelah berada dalam pelayanan kefarmasian rumah sakit, ia berpindah ke lingkungan Lembaga Farmasi III Baharwathan Kementerian Pertahanan yang bergerak dalam bidang industri farmasi. Perubahan tersebut memperluas perspektif profesionalnya. Sebelumnya ia berada dekat dengan titik pelayanan. Kini ia masuk ke lingkungan yang berkaitan dengan sistem pendukung dan industri farmasi pertahanan.

Dalam perjalanan berikutnya, ia dipercaya menjalankan tugas sebagai Kaurminlog Unitjang Bagjanghar di Lembaga Farmasi TNI AU, jabatan yang dijalaninya hingga kini berdasarkan data profil yang tersedia.

Dengan demikian, perjalanan profesionalnya membentuk lintasan yang tidak sederhana: Farmasi UMI → Profesi Apoteker → TNI AU → Pelayanan Kefarmasian → Penugasan Kemanusiaan → Industri Farmasi Pertahanan. Ilmu yang sama bekerja pada ruang yang berbeda.

Dari Pengguna Obat hingga Sistem yang Menopang Ketersediaannya

Perjalanan dari rumah sakit menuju lembaga farmasi memberi Taufiq pengalaman melihat farmasi dari sisi yang lebih luas. Pelayanan kefarmasian berada dekat dengan pasien. Industri farmasi berada lebih jauh di hulu. Keduanya memiliki peran berbeda, tetapi berada dalam satu rantai yang sama.

Obat yang diterima pengguna tidak muncul begitu saja. Di belakangnya terdapat proses, mutu, logistik, administrasi, penyimpanan, distribusi, serta sumber daya manusia yang membuat sistem tersebut bekerja.

Pengalaman di dua ruang inilah yang memperkaya perjalanan Taufiq sebagai apoteker sekaligus perwira.

Pangkat Bertambah, Profesi Tetap Menjadi Fondasi

Karier militernya berkembang secara bertahap. Dari masa pendidikan pada 2017, Taufiq melewati jenjang kepangkatan hingga mencapai Kapten pada 2025.

Namun pangkat bukan inti perjalanan. Yang lebih penting adalah apa yang tetap dibawanya sepanjang perubahan tersebut. Ilmu farmasi. Ketika berada di rumah sakit, ilmu itu digunakan dalam pelayanan. Ketika terlibat dalam tugas kemanusiaan, kompetensinya menjadi bagian dari respons kesehatan. Ketika masuk ke lembaga farmasi, perspektifnya berkembang menuju sistem industri dan dukungan kefarmasian. Dan ketika bertemu mahasiswa profesi, pengalaman tersebut kembali menjadi bahan pembelajaran.

Pengalaman yang Kembali ke Ruang Pendidikan

Di tengah tugas kedinasannya, Taufiq juga menjalankan peran sebagai preseptor mahasiswa Profesi Apoteker. Bagian ini membuat perjalanannya membentuk sebuah lingkaran pengetahuan.

Dulu ia adalah mahasiswa yang belajar bagaimana menjadi apoteker. Kemudian ia memasuki profesi. Profesi membawanya ke pelayanan kesehatan. Pengabdian membawanya ke situasi bencana. Karier membawanya ke industri farmasi pertahanan. Lalu seluruh pengalaman tersebut dibawa kembali ke ruang pendidikan untuk dibagikan kepada calon apoteker.

Ada sesuatu yang bergerak dari satu generasi ke generasi berikutnya: bukan hanya pengetahuan, tetapi pengalaman.

Ilmu yang Ikut Bertugas

Dari perjalanan tersebut lahir diksi utama: "Ilmu yang Ikut Bertugas."

Karena dalam perjalanan Taufiq, yang berpindah bukan hanya orangnya. Ilmunya ikut berpindah. Dari kampus ke rumah sakit. Dari rumah sakit ke lokasi pengabdian kemanusiaan. Dari pelayanan menuju industri farmasi pertahanan. Dari pengalaman profesional kembali menuju mahasiswa.

"Seragam menentukan tempat ia bertugas. Ilmu farmasi menentukan kompetensi yang ia bawa dalam tugas itu."

Inilah pembeda perjalanan Taufiq. Ia tidak meninggalkan profesi ketika menjadi prajurit. Ia membawa profesinya masuk ke dalam pengabdian militer.

Farmasi Memiliki Medan Pengabdian yang Luas

Perjalanan Taufiq sekaligus menunjukkan kepada mahasiswa Farmasi UMI bahwa profesi apoteker memiliki ruang yang luas. Apoteker dapat berada di apotek dan rumah sakit. Dapat bekerja di industri. Dapat terlibat dalam sistem kesehatan institusi. Dapat menjadi pendidik dan preseptor. Dan bagi mereka yang memilih jalur tertentu, kompetensi tersebut juga dapat dibawa ke lingkungan pertahanan.

Artinya, pendidikan farmasi bukan hanya mempersiapkan seseorang untuk satu tempat kerja. Ia membangun kompetensi yang dapat bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat dan negara.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

La Ode Muhammad Taufiq Ramadhan, S.Farm., Apt. merupakan alumnus Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia yang menyelesaikan pendidikan Sarjana Farmasi pada 2014 dan melanjutkan pendidikan profesi apoteker di Universitas Hasanuddin. Pada 2017, ia memilih jalur Perwira Prajurit Karier TNI dari tenaga kesehatan dan kemudian membangun pengabdian sebagai apoteker sekaligus perwira TNI Angkatan Udara. Perjalanannya bergerak dari pelayanan kefarmasian di RSAU dr. Dody Sardjoto Lanud Hasanuddin, penugasan kemanusiaan, hingga lingkungan industri farmasi pertahanan.

Kini, berpangkat Kapten TNI AU, ia menjalankan tugas di Lembaga Farmasi TNI AU sekaligus berbagi pengalaman sebagai preseptor mahasiswa Profesi Apoteker. Perjalanan tersebut tidak mengubah fondasi profesinya. Justru memperluas tempat ilmu itu bekerja.

Dari Farmasi UMI, ia membawa ilmu menuju pengabdian. Dari pengabdian, ia memperoleh pengalaman. Dan dari pengalaman, ia kembali membagikan pengetahuan kepada generasi berikutnya.

Ilmu yang Ikut Bertugas. Karena toga boleh dilepas. Seragam dapat berganti. Tempat tugas dapat berpindah. Tetapi ilmu yang benar-benar hidup akan terus ikut ke mana pengabdian membawanya. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Erzurum Technical University
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Mandiri
Bank Syariah Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Junior Chamber International Indonesia
Politeknik Palopo
Universitas Alkhairaat Palu
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Muamalat
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Griffith University
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Bank CIMB Niaga Syariah
Politeknik Dewantara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Binaskil Academy Malaysia
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Muhammadiyah Parepare
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Kota Makassar
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Kurnia Jaya Persada
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universitas Balikpapan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Tribun Timur
PT Marlip Indo Mandiri
ITBM Malaysia
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Islam Bandung
Bank Mega Syariah
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
Bank Rakyat Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kota Ternate
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Erzurum Technical University
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Mandiri
Bank Syariah Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Junior Chamber International Indonesia
Politeknik Palopo
Universitas Alkhairaat Palu
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Muamalat
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Griffith University
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Bank CIMB Niaga Syariah
Politeknik Dewantara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Binaskil Academy Malaysia
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Muhammadiyah Parepare
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Kota Makassar
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Kurnia Jaya Persada
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universitas Balikpapan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Tribun Timur
PT Marlip Indo Mandiri
ITBM Malaysia
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Islam Bandung
Bank Mega Syariah
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
Bank Rakyat Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Bombana
PT Indosat Tbk
Universiti Malaysia Terengganu
Perbanas Institute
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
PT Jasa Raharja
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Ibnu Sina
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Universitas Mega Buana
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
AMDA International
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Panin Dubai Syariah
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Politeknik Cendana
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
National University of Singapore
Universitas Islam Al-Azhar
Universiti Kebangsaan Malaysia
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Institut Teknologi Bandung
Online Scholarship Competition (OSC)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Islam Riau
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Kementerian Kelautan dan Perikanan
PT Kogas Driyap Konsultan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
STISIP Veteran Palopo
Universitas Muhammadiyah Palopo
Politeknik Sorowako
Kementerian Hukum RI
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Andi Djemma
Detik.com
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Rakyat Sulsel
PT Zahir Internasional
Bank Sulselbar
Pemerintah Kabupaten Gowa
PT Nas Media Indonesia
Hiroshima University
Istanbul Sabahattin Zaim University
PT Putra Mekongga Sejahtera
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Marinduque State University
Institut Leimena
Ruijie Networks Co., Ltd.
Alliance Française de Makassar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universiti Malaya
Pemerintah Kabupaten Bombana
PT Indosat Tbk
Universiti Malaysia Terengganu
Perbanas Institute
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
PT Jasa Raharja
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Ibnu Sina
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Universitas Mega Buana
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
AMDA International
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Panin Dubai Syariah
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Politeknik Cendana
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
National University of Singapore
Universitas Islam Al-Azhar
Universiti Kebangsaan Malaysia
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Institut Teknologi Bandung
Online Scholarship Competition (OSC)
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Islam Riau
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Kementerian Kelautan dan Perikanan
PT Kogas Driyap Konsultan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
STISIP Veteran Palopo
Universitas Muhammadiyah Palopo
Politeknik Sorowako
Kementerian Hukum RI
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Andi Djemma
Detik.com
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Rakyat Sulsel
PT Zahir Internasional
Bank Sulselbar
Pemerintah Kabupaten Gowa
PT Nas Media Indonesia
Hiroshima University
Istanbul Sabahattin Zaim University
PT Putra Mekongga Sejahtera
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Marinduque State University
Institut Leimena
Ruijie Networks Co., Ltd.
Alliance Française de Makassar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universiti Malaya