Dosen UMI Perluas Pengabdian Internasional, Angkat Kompetensi Komunikasi Profesional Mahasiswa UTeM
Melaka, Malaysia, umi.ac.id – Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema internasional di Fakulti Pengurusa Teknologi dan Teknousawanan, Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Malaysia, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan bertajuk “PkM Penguatan Komunikasi Profesional melalui Refleksi Kolaboratif bagi Mahasiswa FPTT UTeM Malaysia” ini bertujuan memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan, memberikan umpan balik, serta membangun komunikasi yang efektif di lingkungan akademik dan profesional.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) UMI yang terdiri atas Rizkariani Sulaiman, S.Pd., M.Pd, Dr. Rusdiah, M.Hum, dan Dr. Nurtaqwa Amin, M.Hum. Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi internasional dengan Faculty of Technology Management and Technopreneurship (FPTT) UTeM Malaysia melalui pendekatan pembelajaran yang menekankan praktik komunikasi dan refleksi kolaboratif.
Materi kegiatan berfokus pada penguatan keterampilan komunikasi profesional, mulai dari merumuskan tujuan pesan, memahami karakteristik penerima, menyusun alasan yang logis, hingga menentukan tindakan yang diharapkan. Mahasiswa diajak memahami bahwa komunikasi yang efektif bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan memastikan pesan dipahami secara tepat dan dapat ditindaklanjuti.
“Komunikasi profesional tidak hanya berkaitan dengan bagaimana seseorang menyampaikan pesan, tetapi juga bagaimana memastikan pesan tersebut dipahami dengan baik, memiliki alasan yang jelas, dan mengarahkan penerima pada tindakan yang tepat,” jelas Rizkariani Sulaiman, saat membawakan materi.
Selain pemaparan materi, mahasiswa mengikuti latihan refleksi menggunakan metode ORID, yakni Objective, Reflective, Interpretive, dan Decisional. Metode ini membantu peserta mengamati fakta, mengenali respons terhadap pengalaman komunikasi, menafsirkan makna, serta menentukan langkah perbaikan. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dilatih mengevaluasi pesan secara kritis dan memahami pentingnya keterbukaan terhadap masukan.
“Kegiatan juga dilengkapi dengan studi kasus, diskusi berpasangan, dan latihan memberikan umpan balik. Peserta diminta mengidentifikasi bagian pesan yang kurang jelas, menemukan informasi yang belum tersedia, serta menyusun saran perbaikan berdasarkan bukti. Mahasiswa kemudian berlatih menulis ulang pesan profesional agar lebih ringkas, terstruktur, dan mudah dipahami oleh penerima,” sebutnya.
Melalui pembelajaran kolaboratif tersebut, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan, menyampaikan pendapat secara terarah, menerima kritik yang membangun, dan memperbaiki pesan berdasarkan hasil refleksi. Keterampilan ini menjadi bekal penting untuk mendukung kerja kelompok, presentasi akademik, penyelesaian masalah, serta komunikasi di dunia kerja.
Pelaksanaan PkM internasional ini sekaligus menjadi wujud kontribusi keilmuan dosen UMI dalam pengabdian kepada masyarakat lintas negara. Kolaborasi antara FSIKP UMI dan FPTT UTeM Malaysia diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat hubungan kelembagaan, serta mendorong keberlanjutan kerja sama internasional yang memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.























































































































